Tak Hanya Jeff Bezos, Miliarder Berlomba-lomba Berwisata ke Luar Angkasa

Kompas.com - 20/12/2021, 16:01 WIB
Roket New Shepard yang digunakan dalam misi Blue Origin. Roket ini akhirnya sukses membawa bos Amazon, Jeff Bezos dan tiga warga sipil ke luar angkasa. Ini adalah misi perdana penerbangan wisata luar angkasa. BLUE ORIGIN via SPACERoket New Shepard yang digunakan dalam misi Blue Origin. Roket ini akhirnya sukses membawa bos Amazon, Jeff Bezos dan tiga warga sipil ke luar angkasa. Ini adalah misi perdana penerbangan wisata luar angkasa.


KOMPAS.com - Jeff Bezos dan Richard Branson menjadi dua miliarder yang mengawali perjalanan wisata luar angkasa di tahun 2021 ini. Wisata luar angkasa seakan tak lagi sulit diwujudkan.

Kemajuan dunia sains, terutama kesuksesan manusia menjangkau luar angkasa mulai semakin menggeliat memasuki akhir tahun 2021.

Sebut saja sederet misi luar angkasa yang telah berhasil dicapai manusia, dari misi robot penjelajah Perseverance NASA yang mendarat di Mars, peluncuran misi untuk menabrak asteroid, penemuan hampir 200 planet baru di luar Tata Surya atau exoplanet, hingga misi para miliarder dunia untuk berwisata ke luar angkasa.

Terkait dengan penerbangan ke luar angkasa sepanjang tahun 2021, pemiliki perusahaan roket Blue Origin, Jeff Bezos menjadi salah satu miliarder yang sukses melakukan perjalanan tak biasa tersebut pada Selasa (20/7/2021) lalu.

Jeff melakukan misi ke luar angkasa ini ditemani saudara laki-lakinya, Mark Bezos, pakar penerbangan asal Texas, Wally Fung, serta seorang pelajar berusia 18 tahun asal Belanda, Oliver Daemen.

Baca juga: Mengenal Roket New Shepard dalam Misi Blue Origin yang Bawa Jeff Bezos ke Luar Angkasa

 

Wisata luar angkasa yang dilakukan Jeff Bezos dan tiga awak lainnya menggunakan roket New Shepard untuk mencapai ketinggian sekitar 107 km di atas gurun Texas yang berlangsung selama 10 menit.

Pesawat luar angkasa New Shepard sukses meroket ke atmosfer atas Bumi.

Jarak ini disebut lebih jauh dibandingkan penerbangan yang dilakukan Richard Branson menggunakan roket Virgin Galactic sembilan hari sebelum penerbangan Bezos.

Sebab, penerbangan Branson hanya mencapai 88 km di atas permukaan bumi, sehingga tidak melewati garis Karman, batas 100 km di atas permukaan yang menandai tepi luar angkasa.

Bezos mengatakan, Blue Origin berencana untuk lebih sering mengadakan perjalanan ke luar angkasa di masa depan.

Sementara ini, Jeff Bezos mengatakan bahwa Blue Origin memiliki dua peluncur roket New Shepard yang berada di Texas, di mana satu roket untuk penelitian penerbangan kargo dan yang lainnya untuk penerbangan penumpang ke luar angkasa.

Baca juga: Memaknai Kesuksesan Blue Origin dan Jeff Bezos dalam Wisata Antariksa

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.