Kompas.com - 17/10/2021, 21:00 WIB
Kulit merinding ShutterstockKulit merinding

KOMPAS.com - Pernahkah kamu merasa merinding? Biasanya kamu akan merinding saat kamu merasa ketakutan atau kedinginan.

Apa itu merinding?

Merinding terjadi akibat otot-otot kecil pada kulit berkontraksi. Hal ini membuat folikel rambut sedikit naik dan membuat bulu tubuh berdiri.

Merinding adalah fenomena pada tubuh yang terjadi secara tidak sadar. Saraf yang terlibat adalah saraf simpatis, yaitu saraf yang mengontrol respons refleks tubuh.

Kenapa merinding terjadi?

Terdapat dua penyebab utama merinding, yaitu kondisi fisik dan emosi.

Kondisi fisik yang menyebabkan merinding adalah kondisi yang dingin. Para peneliti meyakini bahwa merinding adalah mekanisme tubuh untuk menaikkan suhu tubuh. Jika suhu tubuh naik, maka merinding pun akan berhenti.

Penyebab yang kedua adalah emosi. Tubuh manusia memberi respons khusus pada emosi yang ekstrem. Respons tubuh yang muncul antara lain meningkatkan aktivitas elektrik pada otot di bawah kulit.

Selain itu, seseorang juga akan merasa napasnya lebih berat. Inilah dua resopn yang akan memicu merinding.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merinding yang disebabkan oleh emosi sering dikaitkan dengan emosi ketika seseorang merasa terharu , takut, atau sedih. Emosi ini bisa jadi merupakan respons dari apa yang kita pikirkan, dengar, lihat, cium, rasakan, atau sentuh.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Badan Merinding Saat Kencing?

Merinding bisa jadi gejala penyakit

Pada sebagian besar kasus, merinding hanya respons sesaat saja tanpa ada hal yang serius. Namun, ada beberapa kondisi khusus yang mengindikasikan bahwa merinding adalah gejala penyakit tertentu. Contoh penyakitnya adalah sebagai berikut.

  • Keratosis pilaris. Ini adalah kelainan kulit yang membuat kulit merinding dalam waktu yang lama.
  • Disrefleksia otonom. Ini adalah reaksi berlebih dari sistem saraf akibat trauma pada saraf tulang belakang.
  • Epilepsi lobus temporal. Ini adalah penyakit kejang kronis.
  • Menggigil, umumnya disebabkan karena flu atau demam biasa.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.