Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Planet Seukuran Bumi atau Mars Diduga Bersembunyi di Luar Neptunus, Studi Ini Jelaskan

Kompas.com - 09/10/2021, 09:02 WIB
Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Penulis

Sumber PHYSORG

KOMPAS.com - Sekelompok ilmuwan luar angkasa dalam studi barunya menunjukkan kemungkinan ada planet seukuran Bumi atau Mars yang bersembunyi di luar orbit Neptunus.

Makalah studi ini telah dipublikasikan di Annual Review of Astronomy and Astrophysics.

Lebih lanjut para ilmuwan menyarankan simulasi penciptaan Tata Surya dapat menunjukkan bahwa planet seperti itu mungkin telah terdorong dari daerah terluar di Tata Surya oleh raksasa gas.

Dilansir dari Phys, Sabtu (9/1/2021), ketika para ilmuwan terus mempelajari tata surya, mereka masih mencoba untuk tidak hanya memahami bagaimana planet-planet itu ada, tetapi juga mengapa mereka menempati orbitnya saat ini.

Baca juga: Planet Seukuran Bumi Kembali Ditemukan, Mungkinkah Ada Kehidupan?

 

 

Dalam upaya baru menemukan planet seukuran Bumi atau Mars diu luar Tata Surya ini, penulis mencatat bahwa simulasi evolusi Tata Surya belum dapat menjelaskan konfigurasi saat ini karena informasi yang hilang.

Para ilmuwan ini menduga bahwa informasi yang hilang itu melibatkan sebuah planet yang pernah mengelilingi matahari di Tata Surya luar atau planet luar dari Tata Surya.

Di mana planet luar Tata Surya ini merupakan raksasa gas berada, seperti Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

Akan tetapi sekarang, planet seukuran Bumi atau Mars yang pernah mengelilingi Matahari itu, berada di luar tepi Tata Surya, atau bahkan di ruang angkasa terdalam.

Baca juga: Telah Ditemukan, Planet Seukuran Bumi yang Berpotensi Kehidupan

Ilustrasi 2014 UN271 dekat planet Neptunus.ASA/ESA/G. Baacon (STScI) Ilustrasi 2014 UN271 dekat planet Neptunus.

Dalam makalah studi ini, para ilmuwan mencatat bahwa ada sesuatu yang aneh tentang konfigurasi planet saat ini, yang memiliki empat planet berbatu di bagian dalam, sebuah sabuk asteroid dan empat raksasa gas di Tata Surya bagian luar.

Sementara, planet kerdil dan objek lain seperti komet hanya melewati raksasa gas.

Para peneliti meyakini bahwa ada sesuatu yang hilang. Mereka berpendapat bahwa tidak mungkin evolusi alami tata surya kita akan memiliki empat raksasa gas dan kemudian hanya beberapa planet kerdil.

Logika menyarankan bahwa seharusnya ada beberapa planet dengan ukuran lain, dan simulasi mereka mendukungnya.

Baca juga: Apakah Ada Planet Lain di Luar Tata Surya Kita?

 

Menambahkan planet lain seukuran Bumi atau Mars ke tata surya luar, yang mungkin berada di antara dua raksasa gas, menghasilkan model yang lebih akurat, setidaknya selama tahap awal pengembangan.

Pada akhirnya, planet seperti itu, yang seukuran Bumi atau Mars akan terdorong lebih jauh ke luar angkasa.

Baik yang bergabung dengan planet kerdil, maupun terdorong keluar sepenuhnya ke ruang antarbintang, di mana mereka akan melakukan perjalanan sendirian.

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa apabila planet seukuran Bumi atau Mars ini memang ada di tepi luar Tata Surya, maka teleskop baru yang sedang dibangun mungkin akan dapat menemukannya. Dengan demikian, teori mereka akan terbukti.

Baca juga: Planet Dingin Ada di Seluruh Galaksi Bima Sakti, Studi Temukan

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com