Kompas.com - 20/09/2021, 17:03 WIB
Ilustrasi roti sourdough dari jarak dekat. Sejarah roti sourdough. Shutterstock/Chuah Chiew SeeIlustrasi roti sourdough dari jarak dekat. Sejarah roti sourdough.


KOMPAS.com - Roti sourdough telah menjadi bagian dari sejarah budaya negara Barat. Roti ini ternyata telah ada sejak 6.000 tahun yang mungkin tak banyak diketahui.

Eric Pallant, seorang profesor ilmu lingkungan dan keberlanjutan di Allegheny College di Meadville, Pennsylvania, telah sejak lama menelusuri asal-usul roti sourdough starter.

Pallant sudah sejak lama penasaran dengan sourdough starter atau ragi pengembang roti, yang sejak 125 tahun lalu, hingga kini telah memberikan pengaruh terhadap budaya makanan terutama roti.

Seperti dilansir dari CNN, Senin (20/9/2021), sourdough starter dibuat dari kombinasi tepung dan air.

Namun, seiring waktu, berbagai spesies ragi mulai tumbuh di ekosistem dan menciptakan kantong-kantong kecil gas, yang memungkinkan adonan roti mengembang. Dengan perawatan yang tepat, sourdough starter dapat bertahan selama beberapa generasi.

Sejarah penemuan roti sourdough starter sejak ribuan tahun yang lalu tidak didokumentasikan dengan baik, ketika orang pertama membuat sekumpulan adonan makanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 4 Jenis Roti yang Paling Sehat untuk Dikonsumsi

 

Akan tetapi sejarawan percaya bahwa sejarah adonan roti ini telah ditemukan sekitar 6000 tahun yang lalu, kata Pallant.

"Tidak ada catatan tertulis pada saat roti dibuat dan ditemukan, jadi yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah berspekulasi," katanya.

Flatbreads dibuat pertama kali, sekitar 10.000 tahun yang lalu, tetapi, kata Pallant, butuh waktu lebih lama bagi manusia untuk menemukan cara membuat adonan mengembang.

Selama ribuan tahun, orang tidak mengatahui bagaimana dan mengapa tepung dan air menggembung dan mengembang saat dipanggang. Sebagian besar catatan sejarah mengungkapkannya sebagai fenomena magis atau religius.

Namun, baru pada tahun pertengahan tahun 1800-an, ahli kimia dan mikrobiologi Prancis Louis Pasteur menemukan proses fermentasi, yang merupakan komponen penting dari sourdough starter.

 

Mikroorganisme seperti spesies ragi dan bakteri Lactobacillus memakan karbohidrat dalam tepung, bahan utama pembuatan roti, yang menyebabkan fermentasi.

Baca juga: Roti Tepung Kecoak Ini Disebut Lebih Berprotein dari Daging, Mau Coba?

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.