Kompas.com - 07/07/2021, 20:30 WIB
Actemra, obat rekomendasi WHO untuk Covid-19 ShutterstockActemra, obat rekomendasi WHO untuk Covid-19

KOMPAS.comWorld Health Organization (WHO) telah memberikan rekomendasi untuk memberikan obat Actemra untuk perawatan pasien Covid-19. Actemra adalah merk obat yang berisi Tocilizumab. Untuk apa obat Actemra dan bagaimana obat ini bisa mengobati Covid-19, simak artikel ini.

Apa itu obat Actemra

Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt., mengatakan bahwa Actemra yang berisi Tocilizumab adalah obat antibodi monoklonal dan merupakan anti interleukin 6.

Obat ini adalah obat untuk mengurangi radang pada pasien rheumatoid arthritis, yaitu penyakit autoimun yang menyerang persendian.

Pada kasus rheumatoid arthritis, jumlah interleukin 6 (IL-6) cukup tinggi, sehingga harus ditekan dengan obat Actemra. Jika tidak ditekan dengan Actemra, interleukin-6 akan memicu peradangan hebat di seluruh tubuh.

Baca juga: Apa Itu Tocilizumab? Obat Covid-19 yang Harganya Capai Jutaan Rupiah

Actemra untuk pasien Covid-19

Pada pasien Covid-19 ditemukan respons imun yang serupa dengan rheumatoid arthritis, yaitu peningkatan interleukin 6. Kondisi ini ditemukan pada pasien covid yang menunjukkan gejala berat dan kritis.

Peningkatan interleukin 6 akan memicu badai sitokin. Badai sitokin adalah respons imun tubuh yang berlebihan akibat infeksi. Penyebab badai sitokin ada banyak, salah satunya adalah IL-6.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Badai sitokin bisa menyebabkan hiperinflamasi di seluruh tubuh dan menyebabkan kerusakan organ tubuh. Gejala yang paling sering muncul akibat badai sitokin ini adalah acute respiratory distress syndrome (ARDS).

Baca juga: Tidak Hanya Plasma Konvalesen, Ini Pilihan Terapi Covid-19

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Actemra bisa mengatasi badai sitokin pada pasien covid dengan menurunkan beberapa penanda inflamasi, yaitu CRP, ferritin, dan interleukin 6. Obat ini bekerja sebagai antibodi monoklonal yang berfungsi sebagai antagonis reseptor IL-6.

Pemberian obat ini diberikan secara intravena atau subkutan kepada pasien. Obat ini hanya tersedia di rumah sakit saja dan hanya bisa diresepkan oleh dokter untuk pasien dengan gejala berat dan kritis.

Mengapa harga Actemra mahal

Menurut Prof Zullies, teknologi pembuatan dan pengembangan obat ini tidak seperti produksi obat pada umumnya. Pembuatannya sangat sulit sehingga sebagian besar obat ini masih diimpor dari negara lain.

Selain itu, penyimpanan obat yang berupa protein biologi ini juga membutuhkan perhatian khusus. Obat ini harus disimpan pada suhu tertentu.

Baca juga: Harga Obat Tocilizumab Mahal, Apakah Efektif untuk Covid-19 Parah?

Prof Zullies melanjutkan bahwa obat Actemra sangat mahal dan tidak perlu diberikan pada pasien tanpa gejala atau pasien dengan gejala ringan. Hal ini disebabkan karena pasien tanpa gejala atau dengan gejala ringan tidak mengalami badai sitokin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.