Kompas.com - 11/05/2021, 10:02 WIB
Arkeolog temukan lampu minyak lengkap dengan sumbunya di kota Daud, Yerusalem. Usia lampu minyak ini diperkirakan 2.000 tahun. REUTERS via BBC IndonesiaArkeolog temukan lampu minyak lengkap dengan sumbunya di kota Daud, Yerusalem. Usia lampu minyak ini diperkirakan 2.000 tahun.

KOMPAS.com - Arkeolog menemukan lampu minyak yang sangat langka, lengkap dengan sumbu, di Kota Daud, di Yerusalem. Diyakini lampu minyak berbentuk separuh wajah manusia dengan gagang seperti daun ini berusia kurang lebih 2.000 tahun.

Dalam pernyataan, para peneliti dari badan purbakala Israel mengatakan lampu minyak ini adalah bagian dari benda-benda persembahan agar warga mendapat keberuntungan.

Mereka memperkirakan lampu minyak tersebut berasal dari era akhir abad pertama hingga awal abad kedua Setelah Masehi.

Menurut surat kabar The Times of Israel, lokasi penemuan lampu minyak berada di Jalan Ziarah di Kota Daud, rute yang biasa dipakai orang-orang 2.000 tahun yang lalu untuk mengunjungi bangunan suci pemeluk Yahudi, Temple Mount, yang di kalangan Muslim dikenal dengan Haram al-Sharif.

Baca juga: Berusia 2 Juta Tahun, Inilah Rumah Hunian Tertua di Dunia

"Persembahan berupa lampu minyak mungkin untuk menunjukkan pentingnya bangunan, yang mungkin punya kaitan dengan Kolam Siloam, sumber utama air bagi warga kota," kata Dr Yuval Baruch dan Ari Levy dari badan purbakala Israel (IAA) melalui pernyataan tertulis.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini adalah penemuan yang sangat unik, sejauh yang kami tahu, ini untuk pertama kalinya ditemukan lampu minyak (seperti ini) di Israel," kata mereka.

Mereka menjelaskan persembahan atau sesajen adalah yang hal yang sangat lumrah di masa lalu.

"Biasanya ditujukan untuk mendoakan agar bangunan dan para penghuninya senantiasa mendapat keberuntungan," kata para arkeolog.

Persembahan sering kali diletakkan di pondasi rumah atau di bawah lantai.

Sumbu dari rami

Ketika lampu dianalisis di laboratorium IAA, para peneliti menemukan sumbu yang mereka katakan dalam kondisi yang utuh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X