Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Studi Baru Ungkap Masker Dobel Lebih Efektif Cegah Covid-19

Kompas.com - 19/04/2021, 13:29 WIB
Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Penulis

Sumber CNN


KOMPAS.com- Para peneliti di Fakultas Kedokteran University of North Carolina, Amerika Serikat, baru-baru ini mempublikasikan studi tentang manfaat penggunaan masker dobel atau masker ganda yang dinilai efektif cegah Covid-19.

Menurut penulis utama studi Emily Sickbert-Bennett, itu karena perlindungan ekstra yang diberikan masker dobel tidak hanya tentang menambah lapisan kain, tetapi juga menghilangkan celah atau area masker yang tidak pas.

Studi ini telah dipublikasikan di JAMA Internal Medicine, pada Jumat (16/4/2021) lalu.

"Kami telah menemukan bahwa jika salah satu masker dipasang longgar tidak akan memberi manfaat filtrasi, tapi dua masker akan pas dan bisa (memfiltrasi)," jelas profesor penyakit menular di sekolah kedokteran ini, seperti dikutip dari CNN, Senin (19/4/2021).

"Masker dobel terbaik adalah saat Anda dan orang yang berinteraksi dengan Anda masing-masing mengenakan masker yang sangat pas (tidak longgar)," jelas Sickbert-Bennett.

Baca juga: Panduan Baru CDC Cegah Covid-19, Pakai Masker yang Pas atau Dobel

 

Cara menggunakan masker dobel

Studi ini juga menawarkan cara menggunakan masker dobel yang tepat, agar dapat memaksimalkan pencegahan terhadap potensi penularan Covid-19.

Biasanya, masker dobel menempatkan masker bedah atau masker medis sekali pakai di bawah masker kain.

Masker bedah sekali pakai terbuat dari tiga lapis kain, bukan tenunan yang biasanya terbuat dari plastik. Lapisan atas, masker kain yang berwarna terbuat dari polipropilen spunbond kelas medis, yang merupakan polimer resin yang terikat panas memberi struktur seperti jaring.

Masker bedah juga dilengkapi dengan kawat hidung yang dapat membuat masker menjadi lebih pas dengan wajah saat dikenakan, dan mencegah kacamata berkabut.

Baca juga: Studi: Pentingnya Ventilasi dan Memakai Masker saat Sekolah Tatap Muka

 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa masker sekali pakai bisa dibuat lebih pas, dengan mengikat simpul telinga di mana mereka bergabung dengan tepi masker, lalu melipat dan menyelinapkan bahan yang tidak diperlukan ke bawah tepinya.

Sedangkan masker kain, disarankan untuk menggunakan dua atau tiga lapis kain, dengan tenunan yang rapat.

Untuk memeriksa tenunan atau serat kain, dapat menggunakan uji cahaya dengan diarahkan ke lampu, dan jika tembus cahaya, maka kemungkinan tidak efektif.

Dalam penggunaan masker dobel untuk cegah Covid-19, CDC juga menyarankan agar memilih masker kain yang dilengkapi dengan kawat pada bagian hidung, lalu tekuk kawat pada atas hidung, agar masker dapat pas dengan wajah. Lalu, tempatkan masker kedua di atas pangkal hidung.

Baca juga: Kacamata Berembun Saat Pakai Masker, Begini Cara Mengatasinya

Halaman:
Sumber CNN
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com