Kompas.com - 19/04/2021, 10:03 WIB
Siklon tropis Surigae yang berbentuk gambar hati tertangkap oleh satelit Himawari-8 pada 16 April 2021. BMKG/HimawariSiklon tropis Surigae yang berbentuk gambar hati tertangkap oleh satelit Himawari-8 pada 16 April 2021.

KOMPAS.com - Berdasarkan update terkini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), siklon tropis Surigae masih akan tetap berdampak cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia hari ini, Senin (19/4/2021).

Dari hasil analisis BMKG kemarin, Minggu (18/4/2021) pada pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis Surigae  berada di Samudera Pasifik timur Filipina, 13.5 LU 0 126.8 BT, atau sekitar 1140 kilometer sebelah utara Tahuna.

Diprediksikan dalam 24 jam yaitu hingga pukul 19.00 WIB, Senin (19/4/2021), siklon tropis Surigae  (905 hPa) akan bergerak dengan kecepatan 4 knots atau 7 kilometer per jam menjauhi wilayah Indonesia.

Sehingga, posisinya nanti akan berada di Samudera Pasifik timur Filipina, dengan koordinat 15.0 LU - 126.5 BT, yaitu sekitar 1300 kilometer sebelah utara Tahuna.

Baca juga: BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

"Intensitas siklon tropis Surigae dalam 24 jam ke depan diperkirakan akan melemah dan bergerak ke utara menjauhi wilayah Indonesia," tulis BMKG.

Dampak terhadap cuaca di Indonesia

Disebutkan pula, meski kondisinya semakin melemah, tetapi siklon tropis Surigae masih memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia hingga malam hari ini. 

Berikut daftar wilayah terdampak dan peluang dampak cuaca yang bisa terjadi.

1. Hujan intensitas sedang hingga lebat

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang berpeluang terjadi di wilayah berikut.

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papu Barat

2. Gelombang tinggi

Dampak gelombang tinggi kisaran 1.25 hingga 6.0 meter akibat pergerakan siklon tropis Surigae ini bisa terjadi di wilayah berikut.

  • Perairan Kalimantan Utara
  • Selat Makassar bagian utara
  • Laut Sulawesi bagian Barat
  • Perairan selatan Kepulauan Sangihe
  • Perairan Kepulauan Sitaro
  • Perairan Bitung hingga Likupang
  • Perairan selatan Sulawesi Utara
  • Laut Maluku
  • Perairan Kepulauan Halmahera
  • Laut Halmahera
  • Perairan Biak hingga Jayapura
  • Samudera Pasifik utara Papua
  • Laut Sulawesi bagian Tengah dan Timur
  • Perairan utara Kepulauan Sangihe
  • Perairan Kepulauan Talaud
  • Samudera Pasifik utara Halmahera bagian Selatan
  • Samudera Pasifik utara Papua Barat
  • Samudera Pasifik utara bagian Utara

Baca juga: Daftar Wilayah Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter akibat Siklon Tropis Surigae



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

Kita
4.123 Pemudik Positif Covid-19, Tim Mitigasi IDI Imbau Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Idul Fitri

4.123 Pemudik Positif Covid-19, Tim Mitigasi IDI Imbau Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Idul Fitri

Oh Begitu
Pesawat Ruang Angkasa NASA Tinggalkan Asteroid Bennu Menuju Bumi

Pesawat Ruang Angkasa NASA Tinggalkan Asteroid Bennu Menuju Bumi

Fenomena
Pemudik Berhasil Pulang Kampung, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menekan Penyebaran Corona?

Pemudik Berhasil Pulang Kampung, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menekan Penyebaran Corona?

Oh Begitu
Meski Sidang Isbat Hari Ini, BMKG Bantah Idul Fitri 1442 H Jatuh pada 12 Mei 2021

Meski Sidang Isbat Hari Ini, BMKG Bantah Idul Fitri 1442 H Jatuh pada 12 Mei 2021

Oh Begitu
Segudang Manfaat Teh Hijau, Bisa Jadi Alternatif Minum Kopi

Segudang Manfaat Teh Hijau, Bisa Jadi Alternatif Minum Kopi

Oh Begitu
Idul Fitri 1442 Hijriah Bertepatan dengan Peringatan Kenaikan Isa Almasih, Kok Bisa?

Idul Fitri 1442 Hijriah Bertepatan dengan Peringatan Kenaikan Isa Almasih, Kok Bisa?

Oh Begitu
Penyebab Sakit Kepala Berdenyut dan Cara Mengatasinya di Rumah

Penyebab Sakit Kepala Berdenyut dan Cara Mengatasinya di Rumah

Kita
WHO Klasifikasikan Virus B.1.617 India sebagai Variant of Concern, Ini Artinya

WHO Klasifikasikan Virus B.1.617 India sebagai Variant of Concern, Ini Artinya

Oh Begitu
Manfaat Santan, Menurunkan Berat Badan dan Cegah Penyakit Jantung

Manfaat Santan, Menurunkan Berat Badan dan Cegah Penyakit Jantung

Oh Begitu
Pemuda Jakarta Dikabarkan Meninggal Usai Disuntik, Ini Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Pemuda Jakarta Dikabarkan Meninggal Usai Disuntik, Ini Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Setelah Anjing, Ilmuwan Latih Lebah Kenali Penderita Covid-19

Setelah Anjing, Ilmuwan Latih Lebah Kenali Penderita Covid-19

Fenomena
komentar
Close Ads X