Kompas.com - 07/04/2021, 20:02 WIB
Setelah menderita pembengkakan otak, beruang hitam berubah menjadi tak takut dengan manusia. Penyakit otak pada beruang masih misteri. Robert F. Bukaty (AP) via GIZMODOSetelah menderita pembengkakan otak, beruang hitam berubah menjadi tak takut dengan manusia. Penyakit otak pada beruang masih misteri.


KOMPAS.com- Penyakit neurologis pada otak masih menjadi misteri yang diketahui menjangkiti beruang hitam di California dan Nevada, Amerika Serikat.

Penyakit otak pada beruang ini membuat hewan tersebut menjadi tak takut pada manusia dan mengalami kemunduran kesehatan drastis yang berujung pada kematian mereka.

Meskipun kondisi ini tampaknya tak terlalu membahayakan populasi beruang pada umumnya, para ilmuwan dan berbagai pihak masih mencoba mencari tahu penyebabnya.

Seperti dikutip dari Gizmodo, Rabu (7/4/2021) California Department of Fish and Wildlife, laporan pertama dari penyakit misterius itu terjadi pada 2014.

Saat itu pejabat di Nevada menangkap beruang yang sakit di dekat Danau Tahoe. Setelah itu laporan sporadis dalam 1 tahun datang silih berganti.

Baca juga: Beruang Purba Berusia 30.000 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Utuh

 

Gejala penyakit yang dialami beruang termasuk di antaranya adalah kelesuan, berat badan turun, kepala gemetar dan sedikit miring.

Beruang juga tidak takut berada di sekitar manusia seperti layaknya anjing.

Pada 2019, seekor anak beruang dengan penyakit misterius berhasil didokumentasikan. Beruang muda itu tanpa ragu-ragu mendekati seorang snowboarder.

Laporan lain terkait efek penyakit otak pada beruang, juga menunjukkan jika beruang muda naik ke bagasi mobil untuk mencari makan tanpa takut.

Baca juga: Es Kutub Kian Menyusut, Beruang Kutub Terancam Punah Pada 2100

Halaman:


Sumber Gizmodo
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Daya Tahan Tubuh Anak saat Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Jaga Daya Tahan Tubuh Anak saat Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Kita
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Ahli Ingatkan Prokes Ketat dan Guru Harus Sudah Divaksin

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Ahli Ingatkan Prokes Ketat dan Guru Harus Sudah Divaksin

Oh Begitu
Pria yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Enam Kali Lebih Tinggi Alami Difungsi Ereksi

Pria yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Enam Kali Lebih Tinggi Alami Difungsi Ereksi

Oh Begitu
Fitur Mode Gelap pada Smartphone Disebut Baik untuk Kesehatan Mata, Benarkah?

Fitur Mode Gelap pada Smartphone Disebut Baik untuk Kesehatan Mata, Benarkah?

Kita
Mesir Temukan Kota Emas yang Hilang, Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu

Mesir Temukan Kota Emas yang Hilang, Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu

Oh Begitu
Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 13 April

Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 13 April

Oh Begitu
5 Olahraga untuk Wanita 40 Tahun Ke Atas, Agar Tetap Sehat dan Bugar

5 Olahraga untuk Wanita 40 Tahun Ke Atas, Agar Tetap Sehat dan Bugar

Kita
Mengapa Gorila Sering Pukul Dada Sendiri, Ini Penjelasannya

Mengapa Gorila Sering Pukul Dada Sendiri, Ini Penjelasannya

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Gempa M 6,7 Malang yang Terasa Hingga Yogyakarta dan Bali | Pewarna Biru Alami Ditemukan

[POPULER SAINS] Gempa M 6,7 Malang yang Terasa Hingga Yogyakarta dan Bali | Pewarna Biru Alami Ditemukan

Oh Begitu
M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

Fenomena
Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Oh Begitu
8 Manfaat Menangis Menurut Sains, Kurangi Stres sampai Tingkatkan Mood

8 Manfaat Menangis Menurut Sains, Kurangi Stres sampai Tingkatkan Mood

Kita
7 Fakta Gempa Malang, Bukan Gempa Megathrust dan Ada Sejarahnya

7 Fakta Gempa Malang, Bukan Gempa Megathrust dan Ada Sejarahnya

Oh Begitu
Setelah Gempa Malang, BMKG Peringatkan Jawa Timur Waspada Hujan dan Longsor

Setelah Gempa Malang, BMKG Peringatkan Jawa Timur Waspada Hujan dan Longsor

Fenomena
komentar
Close Ads X