Bersihkan Gigi jadi Keseharian Manusia Purba Neanderthal, Ini Buktinya

Kompas.com - 29/03/2021, 20:03 WIB


KOMPAS.com- Selama ini kita menduga jika kehidupan manusia purba kasar, primitif dan jauh dari kata bersih. Namun bukti arkeologi yang berkembang di Eropa menunjukkan bahwa Neanderthal ternyata memiliki cukup akal sehat dan intuisi untuk membersihkan gigi mereka.

Menurut peneliti, Neanderthal akan menggunakan tusuk gigi dengan cara mengorek makanan dari mulut mereka.

Hal tersebut terungkap setelah peneliti melakukan analisis sebuah gigi yang ditemukan di sebuah gua di Polandia pada 2010 yang lalu.

Seperti dikutip dari Science Alert, Senin (29/3/2021) peneliti menemukan bekas-bekas alur pada gigi geraham, menunjukkan gerakan keluar-masuk dari tusuk gigi.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Gigi yang Mengungkap Kawin Silang Manusia Neanderthal

 

Pengukuran gigi premolar atas serta penanggalan radiokarbon menunjukkan bahwa gigi merupakan miliki dari seorang pria Neanderthal berusia 30-an yang membersihkan giginya dengan cara itu sejak 46.000 tahun yang lalu.

"Tampaknya pemilik gigi membersihkan mulutnya. Mungkin di antara dua gigi terakhir ada sisa makanan yang harus dihilangkan," jelas arkeolog Wioletta Nowaczewska dari Universitas Wroclaw, Polandia.

"Kami tak tahu dia membuat tusuk gigi dari apa. Apakah sepotong ranting atau tulang. Tetapi itu pasti benda silinder yang cukup kaku yang cukup sering digunakan individu sehingga meninggalkan jejak yang jelas," lanjutnya.

Menurut Henry Petroski, penulis buku tentang tusuk gigi, instrumen sederhana tersebut adalah salah satu alat yang paling nyaman dan mudah dimiliki manusia, tanpa memerlukan bagian untuk dirakit, perawatan, dan instruksi untuk digunakan.

Baca juga: DNA Manusia Tertua di Dunia Ditemukan pada Potongan Gigi Kanibal

 

Studi terhadap temuan gigi juga memungkinkan peneliti untuk melakukan analisis 2D dan 3D dari enamel gigi yang umumnya lebih tipis dibandingkan dengan Homo sapiens.

Sementara itu, bukti-bukti lain terkait dengan kebersihan gigi manusia purba pun sebenarnya telah ditemukan di beberapa tempat lalin di Eropa.

Pada 2017, arkeolog mengumumkan penemuan gigi Neanderthal yang unik, menunjukkan sisa-sisa penatahan dan mencabut gigi. Kemungkinan itu merupakan cara untuk menghilangkan rasa sakit pada gigi.

Selain itu pada 2013, gigi Neanderthal yang lebih tua di Spanyol. Peneliti menemukan pecahan kayu tersangkut di antara dua gigi geraham.

Studi tentang manusia purba Neanderthal juga bersihkan gigi telah dipublikasikan di Journal of Human Evolution.

Baca juga: Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Alasan Gigi Ngilu Saat Makan Es Krim

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Oh Begitu
Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Oh Begitu
4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

Oh Begitu
Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Oh Begitu
Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Oh Begitu
Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fenomena
Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Fenomena
6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

Fenomena
Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Fenomena
98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

Oh Begitu
BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

Oh Begitu
WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

Fenomena
Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.