Kompas.com - 26/03/2021, 07:02 WIB
Ilustrasi infertilitas tommaso79Ilustrasi infertilitas


KOMPAS.com- Gangguan kesuburan atau susah hamil tanpa sebab atau infertilitas idiopatik membuat pasangan kesulitan mendapatkan keturunan.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi dan Reproduksi RS Pondok Indah-IVF Centre, dr Gita Pratama, SpOG-KFER M.RepSc mengatakan infertilitas idiopatik terjadi pada sekitar 10 persen pasangan dengan gangguan kesuburan.

Keadaan infertilitas idiopatik atau unexplained adalah keadaan ketika pasangan sudah melakukan pemeriksaan lengkap, seperti pemeriksaan analisis semen, penilaian fungsi ovulasi, dan uji patensi tuba dinyatakan normal, tetapi tetap tidak bisa hamil.

"Walaupun penyebab dari infertilitas tidak dapat diketahui, namun bukan berarti pasangan dengan infertilitas idiopatik tidak dapat memiliki keturunan," jelasnya.

Baca juga: Punya Gangguan Kesuburan Infertilitas Idiopatik, Mungkinkah Bisa Hamil?

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seiring dengan teknologi yang semakin berkembang, Gita mengatakan selalu ada harapan untuk memiliki keturunan.

Oleh karena itu, ia menekankan agar masyarakat selalu mengecek kondisi organ reproduksi Anda dan pasangan secara berkala supaya mengetahui bagaimana kondisi perseorang pasangan masing-masing tersebut.

Mengecek kondisi reproduksi secara berkala juga bisa meminimalisir resiko kejadian tidak diinginkan lainnya.

"Tetap berpikir positif, dan (pasangan infertilitas idiopatik) tetap jalani program kehamilan dengan penuh kesabaran," ucap dia.

Baca juga: Bayi Tabung, Membuka Peluang Kehamilan Pasangan dengan Infertilitas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laporan Kasus Covid-19 Global, Capai 201 Juta Sejak Awal Pandemi

Laporan Kasus Covid-19 Global, Capai 201 Juta Sejak Awal Pandemi

Oh Begitu
3 Efek Terlalu Banyak Makan Bawang Putih

3 Efek Terlalu Banyak Makan Bawang Putih

Oh Begitu
WHO Minta Vaksin Booster di Negara Maju Ditangguhkan, Ini Alasannya

WHO Minta Vaksin Booster di Negara Maju Ditangguhkan, Ini Alasannya

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Vaksinasi Saja Tak Cukup Hentikan Pandemi | Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

[POPULER SAINS] Vaksinasi Saja Tak Cukup Hentikan Pandemi | Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala?

Oh Begitu
4 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Kembali Naik

4 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Kembali Naik

Oh Begitu
Dikira Penyendiri, Jerapah Ternyata Punya Kehidupan Sosial yang Kompleks

Dikira Penyendiri, Jerapah Ternyata Punya Kehidupan Sosial yang Kompleks

Oh Begitu
Siap-siap, 4 Planet Paling Terang Ini Terlihat di Bulan Agustus

Siap-siap, 4 Planet Paling Terang Ini Terlihat di Bulan Agustus

Oh Begitu
Gara-gara Perubahan Iklim, Penguin Kaisar Terancam Punah Tahun 2100

Gara-gara Perubahan Iklim, Penguin Kaisar Terancam Punah Tahun 2100

Fenomena
Studi: Risiko Pembekuan Darah akibat Covid-19 Jauh Lebih Tinggi Ketimbang akibat Vaksin AstraZeneca

Studi: Risiko Pembekuan Darah akibat Covid-19 Jauh Lebih Tinggi Ketimbang akibat Vaksin AstraZeneca

Oh Begitu
Efektivitas Masker Tergantung Jumlah Virus Corona, Benarkah? Ini Penjelasan Epidemiolog

Efektivitas Masker Tergantung Jumlah Virus Corona, Benarkah? Ini Penjelasan Epidemiolog

Oh Begitu
5 Vaksin Covid-19 dengan Efikasi Tertinggi di Dunia

5 Vaksin Covid-19 dengan Efikasi Tertinggi di Dunia

Oh Begitu
Sumber Daya Perairan Darat, Dikelola atau Menjadi Sumber Bencana?

Sumber Daya Perairan Darat, Dikelola atau Menjadi Sumber Bencana?

Oh Begitu
Obat Malaria Artemisinin, Berasal dari Ramuan Obat Tradisional Kuno China

Obat Malaria Artemisinin, Berasal dari Ramuan Obat Tradisional Kuno China

Oh Begitu
Pandemi Pengaruhi Kesiapan Nakes Memberikan Pelayanan ASI, Kok Bisa?

Pandemi Pengaruhi Kesiapan Nakes Memberikan Pelayanan ASI, Kok Bisa?

Kita
Perbedaan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum

Perbedaan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum

Oh Begitu
komentar
Close Ads X