Kompas.com - 25/03/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi sakit gigi. ShutterstockIlustrasi sakit gigi.


KOMPAS.com- Sakit gigi memang sangatlah menyiksa apalagi jika terjadi di malam hari. Kondisi inibisa menyebabkan rasa tak nyaman saat ingin tidur.

Padahal, tidur adalah aktivitas yang penting agar tubuh fit untuk menjalankan aktivitas di esok hari. Namun, jangan khawatir, sebab ada beberapa cara mengatasi sakit gigi yang bisa dilakukan di rumah di malam hari.

Cara ini dapat membantu Anda merasa lega dan dapat tidur, karena efeknya seperti mengonsumsi pereda nyeri.

Sebenarnya, mengobati sakit gigi di malam hari akan lebih sulit, karena tidak banyak yang dapat mengalihkan perhatian seseorang dari keluhan tersebut.

Dilansir Medical News Today, Kamis (22/8/2019) berikut ini terdapat 9 cara mengobati sakit gigi di malam hari, di antaranya:

Baca juga: Sakit Gigi Terasa Senut-senut, Apa saja Penyebabnya?

 

1. Obat nyeri mulut

Mengonsumsi obat nyeri Over The Counter (OTC) seperti acetaminophen (Tylenol) atau ibuprofen (Advil)  adalah cara cepat dan sederhana bagi banyak orang untuk secara efektif mengurangi sakit gigi ringan hingga sedang.

Namun perlu digaris bawahi bahwa konsumsi obat-obat sakit gigi tersebut harus selalu tetap dalam dosis yang dianjurkan pada kemasan. Lebih baik lagi jika Anda menemui dokter gigi dan bertanya tentang pereda nyeri yang lebih kuat untuk keluhan Anda.

2. Kompres menggunakan air dingin atau es

Sakit gigi juga dapat diatasi dengan cara-cara yang bisa ditemukan di rumah. Salah satu cara mengatasi sakit gigi tanpa obat yakni dengan kompres es.

Baca juga: Manusia Purba Juga Mengenal Obat Sakit Gigi

 

Menggunakan kantong es yang dibungkus handuk ke sisi wajah atau rahang yang nyeri dapat membantu menyempitkan pembuluh darah di area tersebut, sehingga rasa sakit gigi dapat berkurang dan membuat Anda tertidur.

Tempelkan kantong es tersebut selama 15-20 menit setiap beberapa jam di malam hari juga dapat membantu mencegah rasa sakit saat tidur.

3. Menumpuk satu dua bantal tambahan di kepala

Penumpukan darah di kepala dapat menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan tambahan. Karenanya, mengangkat kepala dengan satu atau dua bantal tambahan dapat meredakan rasa sakit yang cukup bagi mereka untuk tertidur.

4. Menggunakan salep obat

Beberapa salep obat dinilai dapat membantu mengurangi sakit gigi di malam hari. Gel dan salep mati rasa  yang mengandung bahan-bahan seperti benzocaine dapat membuat area tersebut mati rasa. Namun pemakaian benzokain untuk obati sakit gigi, tidak cocok digunakan pada anak kecil.

Baca juga: Ini yang Terjadi Kala Kucing Purba Bertaring Pedang Sakit Gigi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Oh Begitu
Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Oh Begitu
Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Fenomena
Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Oh Begitu
Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Oh Begitu
Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Oh Begitu
Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Fenomena
Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Oh Begitu
NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Fenomena
Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Oh Begitu
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

Oh Begitu
Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Kita
Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fenomena
Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.