Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 15/10/2020, 11:01 WIB

KOMPAS.com - Jika Anda belum pernah memasukkan jamur pangan dalam menu harian, ini saat yang tepat untuk mulai mempertimbangkannya.

Sebab, berdasarkan penelitian, jamur pangan memiliki banyak sekali manfaat dan juga kaya gizi yang tidak kalah tinggi, dibandingkan dengan ragam jenis sayuran lainnya.

Peneliti Pusat Penelitian Biologi, Iwan Saskiawan menyampaikan bahwa jamur pangan bisa dijadikan alternatif oleh masyarakat Indonesia sebagai pangan bergizi dan terjangkau di tengah pandemi Covid-19 yang menurunkan daya beli akibat dampak ekonomi.

Baca juga: Ahli: Jamur Pangan Alternatif di Tengah Pandemi Ancam Ketahanan Pangan

Beberapa jenis jamur pangan yang bernilai ekonomi dan bergizi tinggi di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Jamur kancing

2. Jamur tiram

3. Jamur shitake

4. Jamur kuping

5. Jamur merang

6. Jamur taoge (enoki)

6 kandungan gizi jamur jamur pangan

1. Protein

Iwan menjelaskan, jamur pangan mengandung protein yang cukup tinggi. Tetapi memang lebih rendah jika dibandingkan dengan protein hewani.

Namun, jika dibandingkan hanya dari stuktur asam amino, ternyata jamur pangan mengandung sembilan asam amino esensial jenis dari 20 asam amino yang dikenal.

"Sehingga bisa dikatakan sejajar dari segi struktur asam aminonya atau komposisi asam aminonya," kata Iwan dalam diskusi daring bertajuk Jamur Pangan sebagai Sumber Protein Nabati di Masa Pandemi Covid-19, Rabu (7/10/2020).

2. High branched chain amino acid

Nilai gizi di jamur pangan juga mengandung high branched chain amino acid atau percabangan anak-anak rantai asam amino yang cukup tinggi.

"Ini sama seperti pada protein hewani," ujarnya.

3. Antioksidan

Seperti diketahui, antioksidan membantu memperlambat proses oksidasi, dan melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikat bebas.

Serta, dalam penelitian yang dilakukan Iwan, jika media tanam untuk jamur pangan tiram ditambahkan dengan senyawa Selenium, maka aktivitas antioksidan semakin meningkat.

4. Immunomodulator

Immunomodulator adalah zat yang dapat mempengaruhi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Bahan pangan yang memiliki immunomodulator memang sangat dibutuhkan oleh kita untuk membantu tetap bertahan jika terinfeksi mikroorganisme jahat yang masuk ke dalam tubuh, termasuk virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Baca juga: Jadi Alternatif Ketahanan Pangan, Ini Media Tanam Terbaik Jamur Pangan

Ilustrasi jamur kuping. Jamur pangan alternatif.SHUTTERSTOCK/FINCHFOCUS Ilustrasi jamur kuping. Jamur pangan alternatif.

5. Serat

Kelebihan serta yang terkandung pada jamur pangan ini adalah serat yang dapat berfungsi sebagai prebiotik.

Di mana diketahui bahwa prebitoik sangat penting bagi tubuh manusia.

"Jumlah kandungan seratnya yang berkisar antara 7,4 hingga 24,6 persen, sehingga sangat baik untuk pencernaan," ucap dia.

Jamur pangan jadi bahan pangan fungsional

Dari pemaparannya, Iwan menegaskan jamur pangan selain bisa menjadi alternatif ketahanan pangan, juga bisa dijadikan sumber gizi yang baik meski terjangkau harganya.

"Sehingga dari sifat ini, nomor 3 sampai 5, menjadikan jamur pangan dikenal sebagai pangan fungsional.

Indeks asam amino esensial pada jamur pangan jika dibandingkan dengan bahan protein lainnya, maka hampir sama dengan susu, kacang-kacangan, kentang, timun, bayam, kedelai, maizena, dan lain sebagainya.

Meski dari segi amino acid score memang masih di bawah protein hewani, dibandingkan dengan jenis sayuran lain, jamur pangan memiliki kandungan amino acid score yang lebih tinggi.

Sehingga akhirnya, indeks nutrisi jamur pangan ini masih tinggi atau setara dengan beberapa jenis sayuran dan hanya kalah ayam, daging sapi, dan daging babi.

"Ini menunjukkan bahwa memang nilai gizi jamur pangan ini cukup tinggi," tegasnya.

Bahkan, Iwan bersama dengan rekan peneliti lainnya, Ryan Haryo Setyawan dan Nunuk Widhyastuti melakukan penelitian terkait bubuk jamur tiram putih dan tempe sebagai formulasi makanan pendamping ASI (MP-ASI).

Hasil yang didapatkan dari penelitian produk tersebut, dapat memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia sebagai produk olahan formulasi MP-ASI, dengan modal bahan utama bubuk jamur tiram dan tempe tersebut.

Baca juga: Terkontaminasi Bakteri Listeria Ternyata Jamur Enoki Kaya Nutrisi, LIPI Jelaskan

Kandungan nutrisi lain dari jamur pangan

Dari hasil penelitian LIPI, rata-rata jamur pangan mengandung nutrisi sebagai berikut:

- Protein 19-35 persen lebih tinggi daripada beras (7,38 persen) dan gandum (13,2 persen)

- Asam amino esensial ada 9 jenis

- Lemak jenis tidak jenuh 72 persen

- Vitamin B1 (thiamine)

- Vitamin B2 (riboflavin)

- Niasin

- Biotin

- Kalium

- Fosfor

- Kalsium

- Natrium

- Magnesium

- Selenium

- Tembaga
Baca juga: Bakteri Listeria di Jamur Enoki, Ini 6 Anjuran Badan Ketahanan Pangan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+