Cara Aman Beli Hewan Kurban Agar Tak Terinfeksi Corona

Kompas.com - 21/06/2020, 12:02 WIB
Seorang pedagang hewan kurban memberi makan kambing dagangannya di pasar terbuka di kota Jalalabad, Afghanistan, Kamis (8/8/2019). AFP / NOORULLAH SHIRZADASeorang pedagang hewan kurban memberi makan kambing dagangannya di pasar terbuka di kota Jalalabad, Afghanistan, Kamis (8/8/2019).

KOMPAS.com - Sebentar lagi, umat muslim di berbagai wilayah dunia menyambut Hari Raya Idul Adha. Satu hal yang pasti dilakukan adalah menyembelih hewan kurban, baik kambing maupun sapi.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Kementerian Pertanian Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Bencana Nonalam Covid-19 agar berjalan dengan aman.

Hal ini dimaksudkan agar masyarakat mampu beradaptasi dengan tatanan hidup baru atau new normal, di saat menjalankan aktivitas atau perayaan yang tidak bisa ditinggalkan.

Baca juga: 3 Faktor Pemicu Pandemi Corona dan Penyakit Zoonosis, hingga Penanganannya

Kepala Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Satriyo Krido Wahono mengatakan masyarakat harus tetap melaksanakan protokol keamanan kesehatan dalam melakukan penyembelihan hewan kurban nanti.

Selain itu, penyembelihan hewan kurban harus dilakukan secara aman. Oleh karena itu masyarakat perlu memperhatikan beberapa aspek dalam manajemen pengelolaan hewan kurban.

Di antaranya adalah aspek ilahiyyah yaitu ibadah dan taqarrub. Serta, aspek insaniyaah yaitu sisi kemanusiaan, sosial dan ekonomi.

"Aspek kesejahteraan hewan menjadi isu yang juga diperhatikan untuk menghasilkan produk daging kurban yang berkualitas dan sesuai dengan syariat," kata Satriyo dalam diskusi daring bertajuk "Ngaji Teknologi Penanganan Produk Kurban di Masa Pandemi," Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Ahli Peringatkan, Virus Corona Bukan Pandemi Terakhir dari Hewan Liar

Tidak hanya itu, Satriyo juga mengingatkan bahwa kegiatan lainnya mulai dari pemeliharaan hewan kurban, penjualan, pengiriman penyembelihan, hingga pembagian kepada masyarakat juga perlu perhatian khusus.

"Masyarakat harus memperhatikan aspek keamanan pangan yang berpedoman pada ASUH yaitu aman, sehat, utuh dan halal," ujar dia.

Jual-beli hewan kurban secara daring

Seperti diketahui, kendati saat ini di berbagai daerah sudah memasuki masa transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju tatanan hidup baru atau new normal.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X