Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Alasan Jalan Tol di Indonesia Tidak Bisa Gratis Saat Mudik

Kompas.com - 04/04/2024, 11:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur membeberkan alasan jalan tol di Indonesia tidak bisa gratis total saat mudik Lebaran seperti di Malaysia.

"Kalau di Malaysia itu kemarin dua hari gratis, pemerintah mengompensasi sebesar 37,6 juta ringgit atau Rp 126,3 miliar," ungkap Subakti Syukur dalam Rapat Persiapan Arus Mudik Lebaran di Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Oleh karena itu, dibutuhkan subsidi pemerintah agar diskon tarif tol yang diberikan bisa lebih besar. Sementara saat ini, diskon tarif tol di Indonesia maksimal sebesar 20 persen.

"Kalau mau mungkin misalnya kita memberikan diskon agak besar, misalnya 50 persen atau berapa, Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) berapa persen, pemerintah berapa persen, tetapi dipilih harinya lajur mana, bisa begitu," lanjut Subakti Syukur.

Pasalnya, badan usaha jalan tol (BUJT) tidak bisa menanggung seluruh potongan tarif jalan tol seperti yang diharapkan.

"Tetapi, kalau ditanggung kita semua ini kita agak repot juga diskusinya karena kita juga kan ada milik publik juga, apalagi sekarang ada asing masuk ke tol lagi, tidak semuanya milik badan usaha milik negara (BUMN), ya mungkin sharing-lah (pemberian diskon tarif tol)," tegas Subakti Syukur.

Baca juga: Kamis Ini, Tol Lima Pulih-Kisaran Bisa Digunakan Mudik Lebaran

Adapun jawaban tersebut dilontarkan setelah Anggota Komisi VI Nevi Zuairina mengungkapkan pendapat terkait hal ini.

"Aneh memang kalau di negara tetangga kita ternyata gratis untuk masuk tol. Di Indonesia kapan nih, Pak, untuk gratis, apalagi di masa mudik sangat penting buat masyarakat untuk mendapatkan," ucap Nevi pada kesempatan yang sama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Apartemen
Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Hunian
Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Berita
Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Interior
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com