Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/11/2022, 17:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Turki di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022).

Penandatanganan MoU antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Turki ini terkait dengan pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).

Penandatanganan ini dilaksanakan oleh Direktur Operasi III PT Hutama Karya Koentjoro dan Wakil Presiden Dewan Direksi ERG Insaat Ticaret ve Sanayi Mustafa Sani Erbilgin yang dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menjelaskan, Turki memiliki pengalaman dan penguasaan teknologi yang baik dalam pembangunan jalan tol.

Baca juga: 29 Kecelakaan di Tiga Ruas Terpanjang Tol Trans-Sumatera Dipicu Microsleep

Maka dari itu, menurut dia, sangat tepat bila Indonesia bekerja sama dengan Turki untuk terus melanjutkan pembangunan JTTS.

"Untuk itu kami berharap, MOU ini tidak berhenti sampai disini, tetapi dapat menghasilkan output dan dampak yang nyata bagi Indonesia," ujar Endra dalam rilis, Selasa (15/11/2022).

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan MoU Produksi Bus Elektrik oleh Co Founder PT Scahmindo Perkasa Roberto Pangasian dan CEO Karsan Otomotiv Sanayii ve Ticaret Okan Bas.

Kemudian, beberapa teken kontrak beberapa MoU juga dilakukan di bidang pertahanan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar.

Selanjutnya, penandatanganan Kerja Sama Penelitian, Teknologi, dan Inovasi oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

Prabowo mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya penandatanganan kerja sama tersebut yang direncanakan sejak tahun 2020 sempat terhambat lantaran Pandemi Covid-19.

"Semoga dapat segera diimplementasikan demi meningkatkan kesejahteraan warga Indonesia dan Turki," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+