Perlintasan Sebidang Kembali Telan Korban, KAI Harap Pemerintah Bertindak

Kompas.com - 08/08/2022, 09:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perlintasan sebidang kereta api (KA) kembali menelan korban jiwa.

Kejadian ini terjadi antara mobil dan KA Argo Cheribon rute Gambir-Cirebon pada Sabtu (6/8/2022) pukul 20.40 WIB di perlintasan tanpa palang pintu Km 202+1 petak jalan antara Stasiun Waruduwur-Stasiun Babakan.

Melansir laman resmi KAI, Senin (8/8/2022), sedikitnya ada 4 korban jiwa, kerusakan lokomotif KA, dan 3 perjalanan KA yang terhambat akibat kejadian ini.

Oleh karena itu, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengharapkan pemerintah  mengambil tindakan untuk meningkatkan keselamatan.

"KAI berharap pemerintah untuk dapat melakukan peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang demi keselamatan bersama," katanya.

Baca juga: Kampanye Keselamatan di Perlintasan Sebidang KA Masih Minim

Hal ini menyusul Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 yang mengatur wewenang penanganan dan pengelolaan perlintasan sebidang antara jalur KA dan jalan dilakukan oleh pemilik jalan.

Pengelolaan perlintasan sebidang di jalan nasional dilakukan oleh Menteri dan Gubernur untuk jalan provinsi.

Sementara penanganan jalan kabupaten, kota dan desa adalah kewenangan Bupati atau Wali Kota.

Ini menjadi penting mengingat sesuai Pasal 124 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian dan Pasal 114 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perjalanan KA wajib didahulukan saat melalui perlintasan sebidang.

KA juga memiliki jalur khusus yang tidak bisa berhenti secara tiba-tiba seperti misalnya sepeda motor atau mobil.

Baca juga: Pembangunan Flyover Jadi Solusi untuk Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selain itu, Joni mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang.

"Pastikan jalur yang akan dilalui sudah aman, tengok kanan dan kiri, serta patuhi rambu rambu yang ada," tutup Joni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.