Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain Jabodetabek, IKN Nusantara Potensial buat Investasi Properti

Kompas.com - 26/05/2022, 06:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain Jabodetabek, Penajam Paser Utara (PPU) sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dianggap menjadi kota potensial untuk investasi properti.

Dalam survei yang dilakukan Knight Frank Indonesia bertajuk Indonesia Property Survey, 16 persen responden memilih PPU.

Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip mengatakan, potensi PPU akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan.

“Rencana pemerintah memindahkan IKN dari Jakarta ke PPU menjadikan kota tersebut dinilai cukup prospektif untuk investasi properti beberapa tahun ke depan selain Jakarta dan Bodetabek," jelasnya dalam siaran pers, Rabu (15/5/2022).

Perspektif baru juga terbentuk di mana potensi investasi properti melebar dari kawasan bisnis strategis konvensional ke wilayah pergerakan ekonomi yang berpusat pada pariwisata seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.

Bali mendapatkan 24 persen responden. Sedangkan Lombok dan Labuan Bajo masing-masing sebesar 11 persen.

Baca juga: Siap Sokong IKN Nusantara, Jembatan Pulau Balang Rampung Dibangun

Adapun survei ini merangkum pandangan terkini mengenai pasar properti di Indonesia, khususnya awal tahun 2022.

Dalam hasil survei tersebut, 66 persen responden mengungkapkan naiknya gelombang inflasi di ranah global dan nasional akan sangat berdampak pada pemulihan sektor properti.

Kemudian, didapatkan hasil 61 persen responden berpendapat, pemberlakuan kenaikan angka Pajak Pertambahan Nilai (PPN) juga berdampak negatif terhadap pemulihan sektor properti secara umum.

Sementara hasil terbuncit atau 59 persen responden berpendapat, krisis global akibat perang Ukraina-Rusia juga merupakan salah satu faktor yang dapat memicu hal itu.

Tetapi, optimisme tetap tergambar ditambah dengan masih adanya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang bisa membantu menggenjot performa subsektor residensial.

Secara keseluruhan, 90 persen responden menggambarkan optimisme terhadap akan pulihnya sektor properti pada tahun ini.

Hal ini diikuti dengan 57 peren responden yang mengindikasikan bahwa sektor properti akan sepenuhnya bangkit pada Kuartal-IV tahun 2022.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com