Lebih Baik Mana Desain Interior Hotel Ikuti Tren atau Standar?

Kompas.com - 20/05/2022, 08:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkait penerapan desain interior, terdapat hotel mengikuti tren. Namun, ada pula yang tidak menyesuaikan tren alias standar.

Sebab, penggunaan desain interior pasti bersinggungan dengan kesediaan pihak hotel untuk mengeluarkan biaya cukup tinggi.

Lantas, lebih baik mana antara hotel yang mengikuti tren desain interior atau standar?

Menurut Pakar Desain Interior Hotel Ariya Sradha, ada konsekuensi di antara pilihan hotel yang mengikuti tren dengan everlast.

Baca juga: Haruskah Lobi Hotel Berada di Bagian Depan? Ketahui Tren Terbarunya

Hotel yang mengikuti perkembangan zaman memang harus bersiap untuk melakukan renovasi sesuai usia material atau beralih ke tren baru.

Kondisi tersebut tentu berbeda dengan hotel yang menerapkan desain interior yang everlast, di mana memang lebih aman dan tidak termakan tren. 

"Namun saat awalnya jadi, hotel yang everlast tidak akan menjadi hype atau pembicaraan tertentu, tapi akan aman selama mungkin 10 tahun atau 20 tahun ke depan," ujar Ariya Sradha dalam Webinar Inovasi Interior Publik, Kamis (19/05/2022).

"Ya itulah konsekuensi, mau ikut yang mana, mau ikut tren atau yang aman-aman aja," jelasnya.

Terkait hotel yang menerapkan tren desain interior, sebetulnya elemen yang membutuhkan renovasi bukanlah soal tema. Melainkan elemen yang bersifat souvenir.

Di mana umumnya memiliki usia pemakaian 5-7 tahun. Namun itu tergantung material, perawatan, dan behavior tamu.

Baca juga: Bagaimana Cara Mendesain Interior Kamar Hotel? Berikut Tipsnya

"Tapi renovasi berat itu yang melekat, seperti contohnya lantai, silling, bathroom. Terutama bathroom itu paling berat," kata Principal PT Tata Wastu Asia (TWA) itu.

Sehingga, renovasi interior hotel umumnya akan dilakukan apibila elemen yang melekat tersebut sudah berusia sampai 20 tahun.

"Kalau misal tema secara keseluruhan dari kursi dan furniture lainnya itu sama saja. Kalau bisa maintenance bagus itu bisa sekitar 10-20 tahun," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.