Kawasan Kotabaru Yogyakarta Disiapkan Jadi Jalur Alternatif Otoped

Kompas.com - 17/05/2022, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menyiapkan alternatif jalur otoped untuk kepentingan wisata yaitu di Kawasan Kotabaru. 

Hal itu sejalan dengan upaya pengembangan kawasan cagar budaya di kawasan tersebut sebagai tujuan wisata.

"Sudah ada jalur alternatif yang disiapkan dan sekarang dalam proses kajian bersama dengan instansi terkait. Jalur ini dinilai cukup aman, baik untuk wisatawan yang mengendarai otoped maupun pengguna jalan lain," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko seperti dikutip Antaranews, Senin (16/5/2022). 

Baca juga: Ingin Punya Rumah Dekat Stasiun KRL Yogyakarta-Solo? Ini 6 Pilihannya

Menurutnya, jalur yang disiapkan relatif tidak banyak dilintasi kendaraan bermotor sehingga cukup aman jika ada tambahan jalur khusus untuk pengguna otoped. Jalur akan dibuat melingkar, salah satunya melewati jalan yang dipenuhi toko bunga.

“Setelah ada larangan operasi otoped di Tugu hingga Malioboro, maka kami segera mencari jalur alternatifnya. Maka kami usulkan di kawasan Kotabaru,” imbuh Wahyu. 

Wahyu berharap dengan jalur khusus dan dilengkapi berbagai pengaman ini wisatawan tetap dapat menggunakan otoped dengan aman dan tidak membahayakan pengguna jalan lain serta tidak lagi muncul keluhan dari pengguna jalan.

Sejumlah titik menarik di kawasan Kotabaru, seperti bangunan berarsitektur Indies, gereja, dan masjid bersejarah, serta museum akan menjadi daya tarik kawasan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan kawasan Kotabaru memiliki karakter yang dinilai memenuhi syarat apabila dilengkapi dengan jalur khusus otoped.

“Saya kira, sudah ada pertemuan dengan beberapa pengelola yang menyewakan otoped listrik agar kegiatan ini bisa dilakukan dengan aman, nyaman, dan tidak saling mengganggu pengguna jalan lain,” ucap dia. 

Keberadaan penyewaan otoped listrik untuk wisatawan dinilai menjadi salah satu daya tarik untuk mendatangkan wisatawan ke sebuah kawasan.

Heroe menyebut, Pemerintah Kota Yogyakarta berusaha untuk terus mengembangkan kawasan Kotabaru sebagai tujuan wisatawan karena kawasan cagar budaya tersebut memiliki potensi yang cukup baik.

“Ada banyak usaha kreatif yang berkembang di kawasan tersebut, misalnya toko oleh-oleh, kafe, kuliner dan lainnya. Semua berkembang alami sesuai karakter kawasan,” pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.