Intip Gedung Hemat Listrik dan Air Kementerian PUPR yang Dapat Penghargaan Subroto

Kompas.com - 22/11/2021, 07:00 WIB
Gedung Kementerian PUPR yang dirancang dengan konsep green building Dok. Kementerian PUPRGedung Kementerian PUPR yang dirancang dengan konsep green building

JAKARTA, KOMPAS.com - Gedung utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dibangun dengan konsep green building (gedung hijau) dengan estimasi penghematan listrik dan air masing-masing 40 persen dan 35 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, desain keseluruhan gedung juga memperhatikan lebih banyak penerangan alami dari sinar matahari pada siang hari.

"Selain itu, menerapkan sensor penerangan yang otomatis akan memadamkan lampu ketika tidak ada orang di ruangan," ujar Basuki dikutip dari siaran pers, Minggu (21/11/2021).

Baca juga: Mau Bangun Green Building? Contohlah Gedung Kementerian PUPR

Atas konsep ini, Kementerian PUPR mendapatkan Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) 2021 kategori Penghematan Energi di Instansi Pemerintah dengan sub-kategori Gedung Lama.

Geudng Kementerian PUPRKementerian PUPR Geudng Kementerian PUPR
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

PSBE 2021 telah rutin digelar sejak 2012 yang merupakan apresiasi Kementerian ESDM bagi pemangku kepentingan pada sektor bangunan dan industri.

Penghargaan diberikan Menteri ESDM Arifin Tasrif dan diterima oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah secara virtual pada acara Penganugerahan Penghargaan Subroto 2021, 28 September 2021 lalu.

Basuki melanjutkan, konsep ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menghadapi isu lingkungan.

Menurutnya, Kementerian PUPR terus ikut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui berbagai pembangunan infrastruktur.

Gedung Kementerian PUPRKementerian PUPR Gedung Kementerian PUPR
Misalnya, mulai dari pasar tradisional serta rumah susun (rusun) hemat energi, kebun raya dan ruang terbuka hijau (RTH), serta pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah dengan teknologi sanitary landfill dan incinerator.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.