Kompas.com - 23/08/2021, 18:00 WIB
Konstruksi Tol Serang-Panimbang dihentikan sementara selama 14 hari. Kementerian PUPRKonstruksi Tol Serang-Panimbang dihentikan sementara selama 14 hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen membangun berbagai infrastruktur di seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan demi mendorong pertumbuhan ekonomi serta tercapainya konektivitas antar wilayah, contohnya di Provinsi Banten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa inftastruktur tengah dibangun di wilayah itu seperti peningkatan kawasan permukiman kumuh di pesisir Kecamatan Mauk di Kabupaten Tangerang, pembangunan Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, dan penyelesaian Jalan Tol Serang-Panimbang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur dilakukan selain memacu pertumbuhan ekonomi juga bertujuan mengurangi ketimpangan dan kesenjangan antar-wilayah.

Baca juga: Pemerintah Fokus Lima Sektor Infrastruktur Prioritas, Ini Daftarnya

"Selain itu juga mengurangi ketimpangan taraf hidup masyarakat, khusunya dari segi penghasilan melalui infrastruktur kerakyatan," ujar Basuki dikutip Kompas.com dari laman Kementerian PUPR, Senin (23/08/2021).

Untuk kawasan permukiman kumuh, pekerjaannya dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya demi mendukung terwujudnya permukiman perkotaan layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Pelaksaannya dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap I telah selesai tahun 2019 dan tahap II masih dalam progres.

Proyek Bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.Erwin Hutapea/Kompas.com Proyek Bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Pada bidang sumber daya air (SDA), infrastruktur yang dibangun di Provinsi Banten adalah  Bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau-Ciujung-Cidurian Ditjen Sumber Daya Air.

Bendungan berkapasitas tampung 314,7 juta meter persegi tersebut akan memberikan manfaat sebagai penyedia kebutuhan suplai air bersih ke Daerah Irigasi (DI) Ciujung seluas 22.000 hektar.

Baca juga: Selain Bendungan Karian, Pemerintah Bangun Tanggul Atasi Banjir Lebak

Infrastruktur SDA tersebut merupakan yang terbesar ketiga di Indonesia sebagai pemasok air baku kebutuhan rumah tangga dan industri sebesar 9,10 meter kubik per detik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.