Kompas.com - 29/06/2021, 19:30 WIB
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Provinsi Jawa Timur. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRSistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Provinsi Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indonesia Infrastructure Investment (IIF) dapat memberikan pendanaan jangka panjang (long-term financing) dengan tenor hingga 15 tahun bagi pembangunan proyek infrastruktur

Direktur Investasi (CIO) IIF M Ramadhan Harahap mengatakan, pinjaman dengan jangka waktu ini merupakan yang terpanjang diberikan IIF.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk saat ini, tenor yang terpanjang kami (berikan) sampai sekitar 15 tahun," kata Ramadhan dalam webinar Innovative Financial Instrument for Infrastructure Financing, Selasa (29/06/2021).

Ramadhan menjelaskan, tenor tersebut dapat diberikan sesuai dengan karakteristik suatu proyek infrastruktur tersebut.

Baca juga: Terbesar di Indonesia, Kapasitas SPAM Air Laut Tanjungpinang Jadi 1.456 Sambungan Rumah

Hingga kini, hanya proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang telah mendapatkan fasilitas tenor hingga 15 tahun dari IIF di Pulau Jawa.

Dia mengklaim, pendanaan dengan tenor 15 tahun tersebut lebih panjang dibandingkan commercial bank (bank komersial) yang terbatas oleh cost of fund (biaya dana) masing-masing.

"Sementara kita sebagai katalis didukung dengan stakeholders yang memberikan pendanaan cukup panjang juga. Jadi, kita dari sisi pembiayaan sudahmatch," lanjut Ramadhan.

Dalam waktu ke depan, dia tak menutup kemungkinan bahwa pemberian dengan tenor hingga 15 tahun ini tidak terbatas pada SPAM, melainkan proyek lainnya.

Namun demikian, syarat proyek infrastruktur yang digarap suatu perusahaan tersebut harus memiliki kekuatan proyeksi cashflow (arus kas) demi membayar kewajiban kepada lender (pemberi pinjaman).

Adapun IIF merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang pembiayaan infrastruktur.

Perusahaan ini dikelola secara profesional dengan fokus investasi pada proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial.

IIF didirikan atas prakarsa dan inisiatif Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama Bank Dunia (World Bank), Bank Pembangunan Asia (ADB), serta lembaga multilateral lainnya.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Keuangan Republik Indonesia (PMK) No 100 Tahun 2009 tentang Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.