Sofifi Dikembangkan, Sofyan Djalil Minta Revisi Rencana Tata Ruang

Kompas.com - 23/06/2021, 21:00 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil di Komisi II DPR RI Kementerian ATR/BPNMenteri ATR/BPN Sofyan Djalil di Komisi II DPR RI

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahn Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil meminta agar seluruh kepala daerah di Provinsi Maluku Utara dalam percepatan proses revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Hal ini dibutuhkan demi mendukung pengembangan Sofifi sebagai ibu kota di Provinsi Maluku Utara.

"Tata ruang kalau lihat di sini (RTRW) provinsi terakhir itu (dibuat) tahun 2013. Jadi, harus direvisi," ujar Sofyan dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Rabu (23/06/2021).

Misalnya, pembaruan RTRW di Kabupaten Halmahera Barat dan Kota Ternate terakhir dibuat tahun 2012.

Kemudian, RTRW di Tidore Kepulauan juga terakhir dibuat pada tahun 2013 dan perlu dilakukan revisi.

Demi mengimplementasikan lebih dekat dengan tujuan pengembangan Sofifi, maka tata ruang harus diselesaikan sesegera mungkin.

Namun, kata Sofyan, hal yang saat ini tengah menjadi permasalahan adalah kesulitan dalam mengumpulkan data.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rusun ASN Sofifi Dibangun di Atas Lahan Hibah

Maka dari itu, dia mengusulkan agar dikerahkan mahasiswa dari sekolah perencanaan atau fakultas teknik untuk pengumpulan data dalam rangka penyusunan tata ruang.

"Kalau data sudah bagus, maka penyusunannya akan mudah. Oleh sebab itu, barangkali harus dijadikan prioritas juga terutama yang menyangkut RTRW provinsi dan RTRW di Tidore Kepulauan," lanjutnya.

Menurut Sofyan, penyusunan RTRW ini merupakan kewajiban bersama dan pihaknya bersiap untuk memberikan fasilitas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X