Basuki Ingin Hilangkan Persepsi Rumah Subsidi Murahan dan Tak Berkualitas

Kompas.com - 18/05/2021, 14:38 WIB
Jamin Kualitas Rumah Subsidi, Kementerian PUPR Gelar Pelatihan 3.000 Tenaga Kerja Konstruksi Se-Indonesia Kementerian PUPRJamin Kualitas Rumah Subsidi, Kementerian PUPR Gelar Pelatihan 3.000 Tenaga Kerja Konstruksi Se-Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, persepi rumah subsidi murahan dan tak berkualitas harus dihilangkan.

"Saya berharap persepsi bahwa rumah bersubsidi itu adalah rumah murahan, rumah yang tidak berkualitas, dan kita harus menghilangkan persepsi itu," kata Basuki dalam acara "Pencanangan gerakan bangun rumah subsidi berkualitas dan pelatihan 3.000 tenaga kerja manajemen konstruksi se-Indonesia", di Jakarta, Selasa (18/05/2021).

Menurutnya, penyediaan rumah subsidi saat ini harus semakin baik dan berkualitas secara konstruksi, dan lingkungan sehingga dapat menjamin kehidupan penghuninya.

Baca juga: Jamin Kualitas Rumah Subsidi, Pemerintah Latih 3.000 Tenaga Manajemen Konstruksi

Untuk itu, Kementerian PUPR mengajak seluruh stake holders memanfaatkan anggaran perumahan dari APBN dengan sebaik-baiknya.

"Uang negara jadi harus saya pertanggungjawabkan penggunaannya menjadi rumah yang berkualitas," lanjutnya.

Basuki menjelaskan salah satu cara menjamin penyediaan rumah subsidi berkualitas adalah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja konstruksi yang unggul.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Guna menyediakan SDM berkualitas, saat ini Kementerian PUPR melatih sebanyak 3.000 tenaga manajemen konstruksi se-Indonesia.

Tujuannya agar mereka dapat memahami dan melayani secara maksimal terutama dalam mengakses teknologi informasi untuk penyediaan rumah subsidi berkualitas.

"Hari ini kita canangkan pembangunan rumah subsidi berkualitas dengan pelatihan dengan menggunakan informasi teknologi informasi," ujar Basuki.

Meski demikian, teknologi informasi bukanlah segala-galanya, melainkan hanya alat bantu untuk memudahkan pekerjaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X