Kementerian ATR/BPN Tertibkan 200 Kasus Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Sepanjang 2020

Kompas.com - 28/12/2020, 17:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Andi Renald memastikan, penataan ruang merupakan panglima pembangunan Indonesia.

Hal ini mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN terus berupaya mengendalikan pemanfataan ruang yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan dengan cara mewujudkan tertib tata ruang.

Sebab, bila tidak ada upaya penertiban pemanfaatan ruang, setiap indikasi ketidaksesuaian dan pelanggaran ruang berujung pada sulitnya mewujudkan kesejahteraan umum dan keadilan sosial.

Di samping itu, pembangunan Indonesia yang berpegang pada tiga pilar utama, yakni ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya turut terganggu jika kita tidak memperhatikan penertiban pemanfaatan ruang.

Baca juga: Tata Ruang Udara Bakal Terintegrasi dengan Laut dan Darat

"Hingga saat ini saja terdapat lebih dari 6.000 indikasi ketidaksesuaian pemanfaatan yang
diklarifikasi," ungkap Andi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (28/12/2020).

Dari total indikasi tersebut, lebih dari 200 kasus telah ditindaklanjuti oleh Kementerian ATR/BPN dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota seluruh Indonesia.

Bahkan, ada beberapa kasus yang sifatnya kompleks ditangani secara multidoors dengan melibatkan KPK, Polri, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian seperti Kementerian
Lingkungan Hidup (KLH), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

"Penanganan kasus secara multidoors ini telah dilakukan di Lampung, Batam, dan Bangka
Belitung, contohnya,” jelas Andi.

Sebagian besar kasus indikasi pelanggaran pemanfaatan ruang itu terjadi di daerah perkotaan yang sangat berkembang. Hal ini bisa terjadi karena ruang sangat terbatas, tetapi penghuninya semakin bertambah.

Selain itu, terjadi urbanisasi yang tidak terencana sehingga desakan kebutuhan ruang itu semakin meningkat dan berimbas pada pelanggaran tata ruang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola TMII sama dengan Candi Borobudur

Pengelola TMII sama dengan Candi Borobudur

Berita
Kementerian PUPR Gandeng BMKG Siapkan Infrastruktur untuk Musim Hujan

Kementerian PUPR Gandeng BMKG Siapkan Infrastruktur untuk Musim Hujan

Berita
Incar Rp 90 Miliar dari Penjualan Virya Semanan, Intiland Gandeng Lamudi

Incar Rp 90 Miliar dari Penjualan Virya Semanan, Intiland Gandeng Lamudi

Perumahan
Bangun Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Dapat Kucuran Dana PMN Rp 28 Triliun

Bangun Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Dapat Kucuran Dana PMN Rp 28 Triliun

Konstruksi
Dapat Rekor Muri Bangun Huntap Tercepat, Hutama Karya Pakai Metode Ini

Dapat Rekor Muri Bangun Huntap Tercepat, Hutama Karya Pakai Metode Ini

Perumahan
Bersiap Sambut Tamu KTT G20, Ini Fasilitas Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai

Bersiap Sambut Tamu KTT G20, Ini Fasilitas Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai

Berita
Bikin Rumah Minimalis Terlihat Estetik dengan Sentuhan Warna Hitam

Bikin Rumah Minimalis Terlihat Estetik dengan Sentuhan Warna Hitam

Tips
Berwisata ke Pulau Morotai? Nih Ada Homestay Unik Biayanya Rp 150 Ribu

Berwisata ke Pulau Morotai? Nih Ada Homestay Unik Biayanya Rp 150 Ribu

Hunian
Astra Tambah Lajur Tol Tangerang-Merak, Ini Lokasinya

Astra Tambah Lajur Tol Tangerang-Merak, Ini Lokasinya

Berita
Sekarang, Warga Percutseituan dan Tembung Bisa Menikmati KA Bandara, Tiketnya Rp 10.000

Sekarang, Warga Percutseituan dan Tembung Bisa Menikmati KA Bandara, Tiketnya Rp 10.000

Berita
 Jauh dari Kesan Suram, Begini Cara Mendekorasi Rumah Minimalis dengan Warna Hitam

Jauh dari Kesan Suram, Begini Cara Mendekorasi Rumah Minimalis dengan Warna Hitam

Tips
[POPULER PROPERTI] Penampakan Interior Kursi Kereta Cepat Kelas VIP

[POPULER PROPERTI] Penampakan Interior Kursi Kereta Cepat Kelas VIP

Berita
Pilihan Rumah Murah di Lampung, Serba Rp 150 Jutaan (II)

Pilihan Rumah Murah di Lampung, Serba Rp 150 Jutaan (II)

Perumahan
Perhatian, Pelaksanaan Program Padat Karya Infrastruktur Tidak Dipungut Biaya!

Perhatian, Pelaksanaan Program Padat Karya Infrastruktur Tidak Dipungut Biaya!

Berita
Lakukan Ekspansi, Accor Hadirkan Pullman Jakarta International Airport Tahun 2027

Lakukan Ekspansi, Accor Hadirkan Pullman Jakarta International Airport Tahun 2027

Hotel
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.