7 Sistem Penyediaan Air Minum Masuk Proyek Strategis Nasional

Kompas.com - 27/11/2020, 20:00 WIB
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Provinsi Jawa Timur. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRSistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Provinsi Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan 201 proyek dan 10 program yang mencakup 23 sektor dengan total nilai investasi sebesar Rp 4.809,7 Triliun sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal itu sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

"Perpres tersebut juga mencakup pengembangan 10 PSN yang sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Lelang Investasi SPAM Regional Djuanda Dipercepat

Dalam aturan itu, Pemerintah menambah sebanyak 7 Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM) baru yang sebelumnya tak tercantum di Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

Ketujuh proyek SPAM tersebut yakni:

  1. SPAM Kota Bandar Lampung di Provinsi Lampung
  2. SPAM Regional Karian-Serpong di Provinsi Banten dan DKI Jakarta
  3. SPAM Regional Kamijoro (Bantul, Kulon Progo) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
  4. SPAM Regional Benteng-Kobema (Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, dan Kota Seluma) di Provinsi Bengkulu
  5. Sistem Penyediaan Air Baku Bendungan Sidan di Provinsi Bali
  6. Sarana dan Prasarana Air Baku Karian di Provinsi Banten
  7. Jakarta Sewerage System (JSS) di Provinsi DKI Jakarta.

Sementara itu, dua SPAM yang awalnya ada di Perpres 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN kini dicoret dalam aturan Perpres 2019/2020.

Kedua SPAM itu adalah SPAM Regional Mamminasata di Provinsi Sulawesi Selatan dan SPAM Regional Mebidang di Provinsi Sumatera Utara.

Adapun, dalam Perpres tersebut mengatur program strategis nasional dengan memperluas ruang lingkup dari PSN sebelumnya yang hanya mencakup 3 program menjadi 10 program.

Secara keseluruhan, program tersebut mencakup Pembangunan Infrastruktur Ketanagalistrikan, Pemerataan Ekonomi, Pengembangan Kawasan Perbatasan, dan Pengembangan Jalan Akses Exit Tol.

Selain itu juga mengayur Program Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), Pembangunan Smelter, dan Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional ( Food Estate).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X