Kompas.com - 01/10/2021, 17:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyimpan makanan di kulkas menjadi hal yang sering dilakukan orang-orang. Hal ini bertujuan agar makanan tidak cepat basi dan tahan lama sehingga bisa dikonsumsi kembali beberapa hari kemudian. 

Namun, kamu perlu memperhatikan kondisi makanan yang hendak disimpan ke kulkas. Pastikan makanan tidak dalam kondisi panas dan mengepulkan uap panas karena bisa berdampak buruk pada kulkas serta makanan yang disimpan. 

Baca juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Kulkas

Menyimpan makanan yang masih panas ke dalam kulkas memiliki banyak dampak buruk, baik bagi kulkas, makanan yang disimpan, maupun kesehatan. 

Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (1/10/2021), berikut ini lima dampak buruk menyimpan makanan panas ke dalam kulkas.  

Baca juga: Cara Membersihkan Jamur Dalam Kulkas

Meningkatkan beban listrik dan merusak kulkas kebih cepat

Karena suhunya yang masih tinggi, beban kulkas untuk mendinginkan atau menurunkan suhu makanan akan bertambah besar.

Waktu proses pendinginan makanan juga berlangsung lebih lama karena kulkas harus menurunkan suhu makanan terlebih dahulu ke suhu normal sebelum didinginkan. 

Selain itu, kulkas juga harus menurunkan suhu ruangan di dalam kulkas serta menghilangkan uap. Kondisi ini pada akhirnya akan membuat beban listrik menjadi meningkat serta berpengaruh pada usia pemakaian kulkas yang berkurang lebih cepat. 

Baca juga: Simak, Ini yang Harus Diketahui Tentang Laci di Dalam Kulkas

Sebabkan bunga es di evaporator

Selanjutnya, dampak buruk menyimpan makanan panas ke dalam kulkas adalah menyebabkan bunga es di evaporator.

Makanan panas yang langsung dimasukkan ke kulkas yang dingin akan menghasilkan uap air yang cukup banyak. Uap ini pada akhirnya bisa menyebabkan bunga es (frost) di evaporator (suatu komponen di dalam kulkas). 

Baca juga: Cara Menjaga Makanan Tetap Segar dan Tahan Lama Saat Kulkas Mati

Hasilkan bau tak sedap

Bau tak sedap merupakan salah satu dampak buruk menyimpan makanan panas ke dalam kulkas. Bau ini tak lain dari berasal dari makanan panas yang disimpan, bahkan bau ini cukup sulit dihilangkan.

Makanan kehilangan nutrisi

Ketika makanan panas langsung disimpan ke dalam kulkas yang dingin, hal ini bisa membuat makanan kehilangan nutrisi penting yang terkandung di dalamnya.

Karena itu, ketika akan memasukkan makanan ke kulkas, pastikan makanan sudah mengalami penurunan suhu sehingga tidak dalam kondisi panas atau beruap. 

Baca juga: Mengapa Semua Makanan di Dalam Kulkas Membeku? Penyebab dan Solusinya 

Tunggu agar suhu makanan menjadi sama dengan suhu ruangan. Bila sudah, masukkan makanan ke kulkas. Dengan begitu, makanan bisa diawetkan dengan baik tanpa kehilangan nutrisi penting yang ada di dalamnya.

Mengembangkan bakteri Salmonella

Terakhir, dampak buruk menyimpan makanan panas ke dalam kulkas dapat mengembangkan bakteri Salmonella dan merusak makanan tersebut.

Tidak hanya makanan panas, makanan lain seperti telur, sayur, dan daging juga bisa terkena kontaminasi bakteri ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.