Kompas.com - 24/11/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi tanaman lidah mertua Sanseviera stuckyi. SHUTTERSTOCK/IZZ HAZELIlustrasi tanaman lidah mertua Sanseviera stuckyi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski sudah lama menjadi tanaman hias andalan di rumah, lidah mertua alias sansevieria menjadi salah satu tanaman hias primadona saat ini.

Tanaman ini memiliki manfaat untuk menyerap polusi dan racun di udara, sehingga udara yang ada di sekitarnya menjadi bersih.

Bagi pecinta tanaman hias, lidah mertua sering dijadikan tanaman hias dalam ruangan atau teras rumah karena memiliki karakteristik yang cantik untuk dilihat.

Baca juga: 12 Manfaat Tanaman Lidah Mertua, Bersihkan Udara hingga Cegah Kanker

Menurut para pakar tanaman, terdapat 70 jenis sansevieria yang ada di seluruh dunia, salah satunya sansevieria stuckyi yang saat ini mulai digandrungi pecinta tanaman hias.

Dirangkum dari berbagai sumber, Selasa, (24/11/2020), Sansevieria Stuckyi atau nama lain dari Dracaena Stuckyi adalah tumbuhan sukulen yang umum dan mudah dibudidayakan dari subfamili Nolinoideae yang berasal dari khatulistiwa Afrika.

Sansevieria stuckyi merupakan jenis lidah mertua yang memiliki bentuk rangkaian daun yang bermacam-macam, ada yang pendek, bulat, dan memanjang tegak lurus, sehingga tampak begitu unik.

Selain itu, tanaman hias satu ini memiliki ciri khas warna daun yang hijau gelap dengan tekstur kasar serta terdapat guratan-guratan berwarna pucat.

Baca juga: Philodendron Birkin, Tanaman Hias Cantik yang Popularitasnya Melesat

Di dalam daun sansevieria stuckyi terdapat daging tebal berisi gel layaknya lidah buaya dengan ketebalan yang bisa mencapai 10 mm bahkan lebih.

Tinggi daun sansevieria stuckyi dapat tumbuh hingga 2 meter lebih tergantung pada ketersediaan cahaya matahari dan kelembaban.

Sama seperti jenis tanaman lidah mertua lainnya, sansevieria stuckyi merupakan tanaman keras sekulen yang dapat digunakan sebagai tanaman penghias ruangan.

Tanaman ini juga banyak mampu menyerap dan menetralisir polutan udara tinggi baik di dalam maupun luar ruangan. Namun, sansevieria stuckyi memiliki bunga dengan aroma yang wangi.

Baca juga: Simak, Cara Menggunakan Pupuk NPK Mutiara agar Tanaman Tak Rusak

Pada habitatnya, perbungaan sansevieira stuckyi terjadi pada musim semi atau musim gugur, dengan bunga harum berwarna kuning-putih.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X