Kompas.com - Diperbarui 25/02/2022, 19:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam proses budidaya atau menanam tanaman, Anda perlu memberikan pupuk untuk mempercepat proses pertumbuhan hingga menyuburkan tanaman.

Pupuk untuk tanaman sendiri terdapat berbagai jenis, dan salah satu yang populer adalah pupuk NPK mutiara. Pupuk NPK saat ini menjadi primadona bagi tumbuhan, baik dalam skala besar maupun skala rumahan.

Nah, jika Anda membutuhkan pupuk NPK mutiara untuk kesehatan dan pertumbuhan tanaman, ketahui cara penggunaannya yang sesuai dan benar.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Alami dari Susu Cair Basi

Ilustrasi pupuk NPK. SHUTTERSTOCK/CRINIGER KOLIO Ilustrasi pupuk NPK.

Hal ini bertujuan agar tanaman bisa tumbuh cantik sempurna, bukan malah menjadi rusak hingga mati.

Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (25/2/2022), pupuk NPK merupakan pupuk kimia yang memiliki kandungan nitrogen, fosfor dan kalium.

Pupuk NPK disebut dapat menyuburkan keseluruhan dari tanaman, mulai dari daun, bunga, batang serta akar tanaman, jika dilakukan dengan tepat dan benar.

Apabila penggunaan pupuk NPK untuk tanaman tidak tepat dan benar, hal itu bisa membuat kerusakan pada tanaman karena sifat kimia yang ada di pupuk ini.

Baca juga: Kandungan Pupuk NPK dan Manfaatnya untuk Tanaman

Kerusakan yang bisa terjadi adalah tanaman menjadi layu, menjadi gosong atau terbakar hingga kematian pada tanaman.

Oleh karena itu, penggunaan pupuk NPK untuk menyuburkan tanaman sebenarnya sangat berisiko dan tidak ramah lingkungan jika digunakan untuk tanaman di rumah.

Berikut ini cara menggunakan pupuk NPK mutiara pada tanaman dengan cara yang benar untuk menghindari kerusakan tanaman.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah AC Lama Mengonsumsi Lebih Banyak Listrik?

Apakah AC Lama Mengonsumsi Lebih Banyak Listrik?

Home Appliances
Mengapa Primer Penting Sebelum Mengecat?

Mengapa Primer Penting Sebelum Mengecat?

Housing
Cara Merawat Bunga Artifisial agar Awet

Cara Merawat Bunga Artifisial agar Awet

Pets & Garden
Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Pindah Rumah

Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Pindah Rumah

Do it your self
8 Bunga Cantik Ini Tidak Mudah Layu dalam Sebulan

8 Bunga Cantik Ini Tidak Mudah Layu dalam Sebulan

Pets & Garden
Ragam Makanan Manusia yang Beracun untuk Kucing

Ragam Makanan Manusia yang Beracun untuk Kucing

Pets & Garden
6 Hal Umum yang Dapat Meningkatkan Tagihan Listrik di Rumah

6 Hal Umum yang Dapat Meningkatkan Tagihan Listrik di Rumah

Housing
7 Tips Memilih Keramik Lantai Dapur

7 Tips Memilih Keramik Lantai Dapur

Housing
Pilihan 5 Jenis Material Pot untuk Luar Ruangan

Pilihan 5 Jenis Material Pot untuk Luar Ruangan

Pets & Garden
Pengaruh Tanaman pada Kadar Oksigen Dalam Ruangan

Pengaruh Tanaman pada Kadar Oksigen Dalam Ruangan

Pets & Garden
Mengapa Mencabut Colokan Alat Elektronik Dapat Menghemat Listrik?

Mengapa Mencabut Colokan Alat Elektronik Dapat Menghemat Listrik?

Home Appliances
Cara Mencuci Gorden Pakai Tangan dan Mesin Cuci, Tak Perlu ke Laundry

Cara Mencuci Gorden Pakai Tangan dan Mesin Cuci, Tak Perlu ke Laundry

Do it your self
Mau Pasang Wallpaper di Dinding Kamar Mandi? Perhatikan Ini Dulu

Mau Pasang Wallpaper di Dinding Kamar Mandi? Perhatikan Ini Dulu

Decor
Tanaman Palsu Dianggap Feng Shui Buruk, Benarkah?

Tanaman Palsu Dianggap Feng Shui Buruk, Benarkah?

Housing
6 Ide Dekorasi Ruang Tamu dengan Sofa Abu-abu

6 Ide Dekorasi Ruang Tamu dengan Sofa Abu-abu

Decor
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.