Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[UNIK GLOBAL] Jutawan Makan dari Tempat Sampah | Ular Terbesar di Dunia

Kompas.com - 25/02/2024, 06:48 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

KOMPAS.com - Kisah tentang Heinz B, jutawan yang hidup hemat dengan makan dari tempat sampah, menjadi salah satu artikel unik terpopuler pekan ini.

Sementara itu, di hutan Amazon ditemukan ular terpanjang di dunia yang panjangnya hampir delapan meter, dan warga Malaysia ramai-ramai kerja di Singapura atau Brunei karena gajinya jauh lebih tinggi.

Ada juga cerita mahasiswa yang memilih pergi-pulang (PP) naik pesawat karena membayar sewa apartemen untuk tempat tinggalnya lebih mahal.

Baca juga: Polisi AS Tembak Mati Pria yang Pegang Garpu Plastik

Berikut adalah rangkuman artikel-artikel Unik Global sepanjang Minggu (18/2/2024) hingga Sabtu (24/2/2024).

1. Kisah Heinz B, Jutawan yang Hidup Hemat dengan Makan dari Tempat Sampah

Heinz B (80) dijuluki sebagai jutawan paling hemat di dunia karena hidup dari makanan dan barang-barang yang ditemukan di tempat sampah, meski dia memiliki sepuluh rumah bernilai jutaan euro.

Dikutip dari Oddity Central pada Rabu (21/2/2024), Heinz yang dari jauh tampak seperti tunawisma ini baru saja menggelontorkan 700.000 euro (Rp 11,81 miliar) untuk membeli rumah kesepuluh.

Di rekening banknya sekarang tinggal tersisa 15 euro (Rp 253.300), tetapi ada 100.000 euro (Rp 1,68 miliar) yang ditransfer ke deposito berjangka.

Baca selengkapnya di sini.

2. Ular Terbesar di Dunia Ditemukan di Hutan Amazon, Panjang Hampir 8 Meter

Ular Anaconda Hijau Utara yang ditemukan di hutan hujan Amazon ditetapkan sebagai ular terbesar di dunia.

Dikutip dari Science Times pada Rabu (21/2/2024), ular ini panjangnya 7,9 meter dengan berat 199 kilogram.

Ular yang disebut setebal ban mobil ini ditemukan oleh penyiar tv satwa liar yaitu Profesor Freek Vonk

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Promosikan Safety Driving, Pemeran di Iklan Layanan Masyarakat Italia Tak Pakai Sabuk Pengaman

3. Warga Malaysia Ramai-ramai Kerja ke Singapura dan Brunei, Bisa Hasilkan Rp 208 Juta Per Bulan

Menurut laporan resmi dari Departemen Statistik Malaysia, banyak warga "Negeri Jiran" yang memutuskan untuk bekerja di Singapura dan Brunei Darussalam.

Disebutkan bahwa salah satu alasannya yakni karena tawaran upah di sana lebih tinggi daripada di dalam negeri Malaysia.

Bahkan, menurut survei yang dilakukan Departemen Statistik Malaysia, ada warga yang bisa memperoleh penghasilan 64.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp 208 juta) per bulan.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-791 Serangan Rusia ke Ukraina: Bantuan Baru AS | Kiriman Rudal ATACMS

Rangkuman Hari Ke-791 Serangan Rusia ke Ukraina: Bantuan Baru AS | Kiriman Rudal ATACMS

Global
AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

AS Diam-diam Kirim Rudal Jarak Jauh ATACMS ke Ukraina, Bisa Tempuh 300 Km

Global
[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

[POPULER GLOBAL] Demo Perang Gaza di Kampus Elite AS | Israel Tingkatkan Serangan

Global
Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Biden Teken Bantuan Baru untuk Ukraina, Dikirim dalam Hitungan Jam

Global
Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Israel Serang Lebanon Selatan, Sasar 40 Target Hezbollah

Global
Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Situs Web Ini Tawarkan Kerja Sampingan Nonton Semua Film Star Wars, Gaji Rp 16 Juta

Global
Wanita Ini Didiagnosis Mengidap 'Otak Cinta' Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Wanita Ini Didiagnosis Mengidap "Otak Cinta" Setelah Menelepon Pacarnya 100 Kali Sehari

Global
Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Kakarratul, Tikus Tanah Buta yang Langka, Ditemukan di Pedalaman Australia

Global
Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Kisah Truong My Lan, Miliarder Vietnam yang Divonis Hukuman Mati atas Kasus Penipuan Bank Terbesar

Global
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Ditahan Terkait Skandal Korupsi

Global
Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Olimpiade Paris 2024, Aturan Berpakaian Atlet Perancis Berbeda dengan Negara Lain

Global
Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Adik Kim Jong Un: Kami Akan Membangun Kekuatan Militer Luar Biasa

Global
Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Bandung-Melbourne Teken Kerja Sama di 5 Bidang

Global
Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Kena Sanksi AS

Global
Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com