Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rangkuman Hari Ke-282 Serangan Rusia ke Ukraina: Kyiv Kehilangan 13.000 Tentara, Putin Terbuka Negosiasi

Kompas.com - 03/12/2022, 06:31 WIB

KYIV, KOMPAS.comInvasi Rusia ke Ukraina telah memasuki hari ke-282 pada Jumat (2/12/2022) sejak dimulai pada 24 Februari.

Berikut kami rangkumkan serangan Rusia ke Ukraina hari ke-282, sebagaimana dilansir Reuters.

Pertempuran

Angkatan bersenjata Ukraina sejauh ini telah kehilangan antara 10.000 hingga 13.000 tentara dalam perang melawan Rusia.

Hal tersebut disampaikan Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak, kepada jaringan televisi Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia dan Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina mengatakan kedua negara telah menukar 50 tentara dalam pertukaran tahanan terbaru antara kedua belah pihak.

Baca juga: Putin Terbuka Negosiasi, tapi Rusia Tak Bisa Pergi dari Ukraina

Roket Rusia menggempur sejumlah lingkungan di Kherson, mematikan listrik di kota. Padalah jaringan listrik baru mulai pulih setelah hampir tiga pekan pasukan Rusia pergi.

Pemerintah Ukraina akan menyusun undang-undang yang melarang gereja yang berafiliasi dengan Rusia guna mencegah Moskwa melemahkan Ukraina dari dalam.

Badan Energi Atom Internasional berharap untuk mencapai kesepakatan dengan Rusia dan Ukraina untuk membuat zona perlindungan di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia pada akhir tahun ini.

Baca juga: Jerman Pasok Ukraina dengan 7 Tank Pertahanan Udara

Diplomasi

Istana Kerpesidenan Rusia alias Kremlin menyampaikan, Presiden Rusia Vladimir Putin terbuka untuk negosiasi tentang Ukraina tetapi Barat harus menerima tuntutan Moskow.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden mengatakan dia bersedia berbicara jika Putin mencari cara untuk mengakhiri perang.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Putin mengatakan kepada Kanselir Jerman Olaf Scholz melalui panggilan telepon bahwa garis Jerman dan Barat di Ukraina adalah destruktif.

Putin juga mendesak Berlin untuk memikirkan kembali pendekatannya.

Baca juga: Rusia Kumpulkan Puluhan Bomber Ampuh, Ahli Peringatkan Serangan Udara Besar-besaran di Ukraina

Halaman:
Sumber Reuters
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+