Kompas.com - 16/08/2022, 14:01 WIB

KOMPAS.com - 6 September 1944 jadi momen yang penting bagi Palestina dan Indonesia.

Saat itu, Palestina mengakui Indonesia sebagai negara merdeka secara de facto.

Pengakuan ini disebarluaskan ke seluruh dunia oleh seorang mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini.

Dukungan Palestina terhadap kedaulatan Indonesia bahkan sudah disampaikan sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Baca juga: Daftar Negara yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia Pertama Kali

Dikutip dari "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" karya M Zein Hassan (1980), ucapan selamat dari tokoh Palestina ini disiarkan melalui radio berbahasa Arab di Berlin, Jerman.

Momentum yang mendasari dukungan Palestina tersebut adalah pernyatan janji Perdana Menteri Koiso pada 6 September 1944.

Kaiso, di hadapan parlemen Jepang, saat itu berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Mendengar hal tersebut, Palestina pun secara de facto langsung mengakui kemerdekaan Indonesia, setahun sebelum kemerdekaan yang sebenarnya.

Baca juga: Media Rusia: Indonesia Dukung Prinsip Satu China

Pasca-mengakui Indonesia merdeka, mufti besar Palestina Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dan Muhammad Ali Taher, saudagar kaya Palestina, menyiarkan dukungan rakyat Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia.

Saat itu, diketahui Al-Husaini sedang bersembunyi di Jerman pada permulaan Perang Dunia II.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

Global
Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Global
Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Global
Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Global
Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Pendapat Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemegang Lisensi FIFA Security Officer

Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Pendapat Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemegang Lisensi FIFA Security Officer

Global
Pipa Amonia Meledak di Pabrik India, 55 Pekerja Sesak Napas dan Pingsan

Pipa Amonia Meledak di Pabrik India, 55 Pekerja Sesak Napas dan Pingsan

Global
Staf Donald Trump di Gedung Putih Belum Kembalikan Catatan Kepresidenan Milik Pemerintah

Staf Donald Trump di Gedung Putih Belum Kembalikan Catatan Kepresidenan Milik Pemerintah

Global
Soal Tragedi Kanjuruhan, Malaysia: Kami Siap Beri Bantuan Apa Pun

Soal Tragedi Kanjuruhan, Malaysia: Kami Siap Beri Bantuan Apa Pun

Global
UPDATE Demo Kematian Mahsa Amini di Iran, 92 Orang Tewas

UPDATE Demo Kematian Mahsa Amini di Iran, 92 Orang Tewas

Global
UPDATE Bom Bunuh Diri di Ruang Kelas Afghanistan, 43 Orang Tewas

UPDATE Bom Bunuh Diri di Ruang Kelas Afghanistan, 43 Orang Tewas

Global
Presiden Burkina Faso Mundur Setelah Kudeta

Presiden Burkina Faso Mundur Setelah Kudeta

Global
Klub Sepak Bola Dunia Turut Berduka atas Tragedi Kanjuruhan

Klub Sepak Bola Dunia Turut Berduka atas Tragedi Kanjuruhan

Global
Aksi Spiderman Perancis Panjat Gedung Pencakar Langit dengan Putranya

Aksi Spiderman Perancis Panjat Gedung Pencakar Langit dengan Putranya

Global
Rusia Batasi Akses ke SoundCloud, Alasan Sebarkan Informasi Palsu

Rusia Batasi Akses ke SoundCloud, Alasan Sebarkan Informasi Palsu

Global
Dilanda Wabah Flu Burung Terparah, Inggris Terancam Krisis Ayam Kalkun Jelang Natal

Dilanda Wabah Flu Burung Terparah, Inggris Terancam Krisis Ayam Kalkun Jelang Natal

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.