Taliban Klaim AS Bakal Beri Bantuan Kemanusiaan ke Afghanistan

Kompas.com - 11/10/2021, 15:06 WIB
Seorang anggota Taliban, kiri, berbicara dengan orang-orang Afghanistan yang berkumpul di luar kantor paspor pemerintah baru-baru mengumumkan akan dibuka kembali setelah Taliban mengumumkan mereka akan mengeluarkan simpanan aplikasi yang disetujui oleh pemerintah sebelumnya di Kabul, Afghanistan, Rabu, 6 Oktober 2021. (Foto AP/Felipe Dana) AP PHOTO/FELIPE DANASeorang anggota Taliban, kiri, berbicara dengan orang-orang Afghanistan yang berkumpul di luar kantor paspor pemerintah baru-baru mengumumkan akan dibuka kembali setelah Taliban mengumumkan mereka akan mengeluarkan simpanan aplikasi yang disetujui oleh pemerintah sebelumnya di Kabul, Afghanistan, Rabu, 6 Oktober 2021. (Foto AP/Felipe Dana)

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok penguasa Taliban menyatakan, AS sudah menyetujui untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada Afghanistan.

Klaim itu muncul setelah mereka menggelar pertemuan di Qatar, pertama sejak Washington meninggalkan Afghanistan di akhir Agustus.

Selain bantuan, pertemuan keduanya juga membahas upaya menangani kelompok ekstremis dan memastikan keselamatan warga AS dalam evakuasi.

Baca juga: Rusia Undang Taliban Berunding di Moskwa pada 20 Oktober

Sumber Washington menuturkan, agenda itu berlangsung dalam suasana tertutup dan profesional. Tapi mereka menegaskan Taliban akan diawasi dari setiap ucapannya.

Dilansir BBC Senin (11/10/2021), AS menekankan pertemuan tersebut tidak berarti mereka mengakui pemerintahan Taliban.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu (10/10/2021), milisi menerangkan AS tidak hanya berjanji akan memberi bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

Milisi juga menyatakan "Negeri Uncle Sam" bakal memfasilitasi jika ada organisasi lain yang ingin memberi bantuan.

Mereka mengeklaim nantinya akan bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan dalam menyalurkan bantuan tersebut, jika publik membutuhkan transparansi.

Tetapi, AS melalui juru bicaranya Ned Price tidak menyebut milisi sebagai pihak yang akan menyalurkan bantuannya.

Baca juga: Taliban Minta Inggris Bayar Ganti Rugi Perang Afghanistan Miliaran Poundsterling

Price hanya menyatakan bahwa mereka akan mempercepat penyaluran bantuan itu kepada rakyat Afghanistan, tanpa memberikan detil lanjutan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abaikan Peringatan Putin, Kenapa Finlandia dan Swedia Tetap Daftar NATO, Apa Dampaknya?

Abaikan Peringatan Putin, Kenapa Finlandia dan Swedia Tetap Daftar NATO, Apa Dampaknya?

Global
Dilema Kim Jong Un Hadapi Covid-19: Terima Bantuan atau Teguh Mandiri

Dilema Kim Jong Un Hadapi Covid-19: Terima Bantuan atau Teguh Mandiri

Global
Dapat BLT “Nyasar” Rp 5,2 Miliar, Pria Ini Pakai Uang Warga untuk Judi Sampai Habis Tak Bersisa

Dapat BLT “Nyasar” Rp 5,2 Miliar, Pria Ini Pakai Uang Warga untuk Judi Sampai Habis Tak Bersisa

Global
CDC Khawatir Wabah Cacar Monyet Menyebar ke Luar Inggris

CDC Khawatir Wabah Cacar Monyet Menyebar ke Luar Inggris

Global
Pejabat Keuangan Nigeria Ditangkap karena Pencucian Uang Hingga Jutaan Dollar

Pejabat Keuangan Nigeria Ditangkap karena Pencucian Uang Hingga Jutaan Dollar

Global
Kremlin Marah Barat Berencana Rebut Aset Rusia lalu Dibelanjakan untuk Kepentingan Ukraina

Kremlin Marah Barat Berencana Rebut Aset Rusia lalu Dibelanjakan untuk Kepentingan Ukraina

Global
Para Ahli Sebut Korea Utara Berada di Ambang Bencana Covid-19

Para Ahli Sebut Korea Utara Berada di Ambang Bencana Covid-19

Global
Ukraina Siap Lakukan Segala Hal demi Selamatkan Pejuang Mariupol

Ukraina Siap Lakukan Segala Hal demi Selamatkan Pejuang Mariupol

Global
Situasi Genting Sri Lanka, Bagaimana Nasib Turis dan Pariwisata?

Situasi Genting Sri Lanka, Bagaimana Nasib Turis dan Pariwisata?

Global
Finlandia dan Swedia Daftar NATO, Arsitektur Keamanan Eropa Berubah

Finlandia dan Swedia Daftar NATO, Arsitektur Keamanan Eropa Berubah

Global
AS Beri Kelonggaran Sanksi ke Kuba, Ubah Kebijakan Era Trump

AS Beri Kelonggaran Sanksi ke Kuba, Ubah Kebijakan Era Trump

Global
Nasib Pasukan Ukraina yang Menyerah dari Mariupol Tidak Jelas, Bisa Jadi Tawanan Rusia?

Nasib Pasukan Ukraina yang Menyerah dari Mariupol Tidak Jelas, Bisa Jadi Tawanan Rusia?

Global
Putin: Embargo Minyak Rusia oleh Uni Eropa Sama Saja Bunuh Diri

Putin: Embargo Minyak Rusia oleh Uni Eropa Sama Saja Bunuh Diri

Global
Parlemen Finlandia Bilang 'Ya' untuk Gabung NATO

Parlemen Finlandia Bilang "Ya" untuk Gabung NATO

Global
Terus Dihantui Mimpi Buruk, Komplotan Pencuri Mengembalikan Patung Jarahannya ke Kuil Kuno

Terus Dihantui Mimpi Buruk, Komplotan Pencuri Mengembalikan Patung Jarahannya ke Kuil Kuno

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.