Kompas.com - 10/07/2021, 15:49 WIB
Foto yang dirilis Istana Negara Thailand menampilkan Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha duduk di kantornya di Bangkok, pada Rabu (21/10/2020). THAILAND GOVERNMENT HOUSE via APFoto yang dirilis Istana Negara Thailand menampilkan Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha duduk di kantornya di Bangkok, pada Rabu (21/10/2020).

BANGKOK, KOMPAS.com - Perdana Menteri (PM) Thailand Prayuth Chan-o-cha pada Jumat (9/7/2021) menyumbangkan tiga bulan gajinya sebagai kepala negara, untuk mendanai program bantuan bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19 secara berkelanjutan.

Memimpin pertemuan di Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (Center for the Covid-19 Situation Administration/CCSA) yang digelar melalui konferensi video di Gedung Pemerintah, Prayuth menyampaikan bahwa dia menyumbangkan gajinya selama tiga bulan berturut-turut mulai bulan ini, untuk mendanai program bantuan pemerintah bagi warga yang terdampak.

Prayuth, yang dilaporkan mendapat gaji 125.590 baht (Rp 56 juta) per bulan, saat ini sedang menjalani karantina di rumahnya di Bangkok.

Baca juga: RS di Thailand Jual Vaksin Moderna via Shopee, Ludes dalam 15 Detik

Dia diketahui berdiri di dekat ketua kamar dagang tingkat provinsi yang terinfeksi Covid-19, ketika berswafoto dalam sebuah kunjungan ke acara kampanye pembukaan kembali Phuket Sandbox pada 1 Juli.

Beberapa anggota kabinet Prayuth mengikuti langkah sang perdana menteri dengan menyumbangkan tiga bulan gaji mereka untuk tujuan yang sama.

Masing-masing anggota kabinet itu dilaporkan mendapat gaji 113.560-115.740 baht (Rp 50,6 juta-51,5 juta) setiap bulannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Thailand Ubah Terminal Bandara Jadi Rumah Sakit Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber Xinhua
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Varian Omicron, Jerman Batasi Mobilitas Warga yang Belum Vaksin

Cegah Varian Omicron, Jerman Batasi Mobilitas Warga yang Belum Vaksin

Global
Kekurangan Perawat, Jerman Cari Tambahan Nakes di India

Kekurangan Perawat, Jerman Cari Tambahan Nakes di India

Global
Covid-19 di Perancis Memburuk, Lebih dari 50.000 Kasus Sehari

Covid-19 di Perancis Memburuk, Lebih dari 50.000 Kasus Sehari

Global
Militer China Makin Kuat, AS Tidak Panik

Militer China Makin Kuat, AS Tidak Panik

Global
KJRI Chicago Inisiasi Pembentukan Forum Pengusaha Diaspora Indonesia-Amerika

KJRI Chicago Inisiasi Pembentukan Forum Pengusaha Diaspora Indonesia-Amerika

Global
Sudah Pingsan, Petarung MMA Ini Tetap Dipukuli Lawannya 12 Kali sampai Babak Belur

Sudah Pingsan, Petarung MMA Ini Tetap Dipukuli Lawannya 12 Kali sampai Babak Belur

Global
BPJAMSOSTEK untuk Pekerja Migran Indonesia, Saat Manfaat Berkali Lipat dari Iuran

BPJAMSOSTEK untuk Pekerja Migran Indonesia, Saat Manfaat Berkali Lipat dari Iuran

Global
2 Tahun Cerai, Pria Ini Nikahi Lagi Mantan Istrinya yang Sakit Parah untuk Merawatnya

2 Tahun Cerai, Pria Ini Nikahi Lagi Mantan Istrinya yang Sakit Parah untuk Merawatnya

Global
Selama Pandemi, Sebanyak 21.316 Siswa Malaysia Putus Sekolah

Selama Pandemi, Sebanyak 21.316 Siswa Malaysia Putus Sekolah

Global
Menlu Jepang Dorong Peningkatan Kerja Sama dengan Indonesia, Ini yang Dibahas

Menlu Jepang Dorong Peningkatan Kerja Sama dengan Indonesia, Ini yang Dibahas

Global
5 Orang Tewas saat Massa Anti-kudeta Ditabrak Pasukan Keamanan Myanmar dengan Mobil

5 Orang Tewas saat Massa Anti-kudeta Ditabrak Pasukan Keamanan Myanmar dengan Mobil

Global
Kanselir Jerman Angela Merkel Pensiun Usai 16 Tahun Berkuasa, Apa Rencana Selanjutnya?

Kanselir Jerman Angela Merkel Pensiun Usai 16 Tahun Berkuasa, Apa Rencana Selanjutnya?

Global
Anggota DPR AS Unggah Foto Natal Menenteng Senjata Api, Selang Beberapa Hari Setelah Penembakan di Sekolah

Anggota DPR AS Unggah Foto Natal Menenteng Senjata Api, Selang Beberapa Hari Setelah Penembakan di Sekolah

Global
10 Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia, Ada 2 dari Indonesia

10 Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia, Ada 2 dari Indonesia

Internasional
Pasukan Keamanan Myanmar Tabraki Pengunjuk Rasa dengan Mobil

Pasukan Keamanan Myanmar Tabraki Pengunjuk Rasa dengan Mobil

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.