Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/07/2021, 10:55 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com - Seorang wanita di Taiwan menjadi perhatian, setelah selama sepekan tidak sadar ada pecahan sumpit terbenam di kepalanya.

Perempuan berusia 29 tahun itu awalnya dilarikan ke rumah sakit karena terluka saat bertengkar dengan saudaraya.

Dia mendapatkan perawatan di hidung dan bawah mata kiri. Awalnya, dokter yang memeriksa menggunakan rontgen tidak menemukan keganjilan.

Baca juga: Syekh Ali Jaber: Pisaunya Masih Tertancap di Bahu, Saya Cabut Sendiri Patahannya

Si perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu pun pulang. Namun seiring waktu, dia mulai curiga lukanya jauh lebih serius.

Sebabnya adalah sumpit yang dipakai adiknya menyerangnya tidak ada, sehingga dia curiga benda itu menempel di tubuhnya.

Sepekan setelah pemeriksaan, wanita itu kembali ke rumah sakit dan mengutarakan dugaannya kepada dokter.

Tim medis memeriksa, dan menunjukkan potongan sumpit yang terbenam septum, dinding yang membagi hidungnya.

Dia pun menjalani pemindaian CT, dan melihat dua potongan besar yang tertanam jauh di dalam kepalanya.

Dilansir Oddity Central Kamis (8/7/2021), salah satu sumpit mempunyai panjang 3,5 cm. Lainnya sepanjang 5 cm.

Setelah memeriksa secara mendalam, tim medis berkesimpulan luka kecil yang diderita perempuan itu adalah jalan masuk sumpit.

Si wanita harus menjalani operasi untuk mengangkat potongannya, dan mengaku tidak ada komplikasi saat dibedah.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus tersebut dipublikasikan dalam jurnal The Journal of Emergency Medicine pada 24 Juni yang lalu.

Penulis jurnal menyatakan perlunya pemeriksaan untuk luka sekecil apa pun, karena bakal mendatangkan risiko serius jika dibiarkan.

Baca juga: Saat Idul Pulang ke Rumah dengan Ikan Marlin Tertancap di Leher...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Turkiye dan Suriah Sudah Tewaskan Hampir 1.800 Orang, 45 Negara Tawarkan Bantuan, Ini Daftarnya

Gempa Turkiye dan Suriah Sudah Tewaskan Hampir 1.800 Orang, 45 Negara Tawarkan Bantuan, Ini Daftarnya

Global
1.200 Orang Tewas, Ini Penyebab Kenapa Gempa Turkiye-Suriah Begitu Mematikan

1.200 Orang Tewas, Ini Penyebab Kenapa Gempa Turkiye-Suriah Begitu Mematikan

Global
Sejarah Kenapa Lato-lato Viral: Dipatenkan di Jerman hingga Akhirnya Dilarang

Sejarah Kenapa Lato-lato Viral: Dipatenkan di Jerman hingga Akhirnya Dilarang

Internasional
Profil Sao Paulo, Kapal Induk Brasil yang Ditenggelamkan

Profil Sao Paulo, Kapal Induk Brasil yang Ditenggelamkan

Global
UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah, Lebih dari 1.200 Orang Tewas

UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah, Lebih dari 1.200 Orang Tewas

Global
Putin Tawarkan Bantuan ke Turkiye dan Suriah yang Diguncang Gempa M 7,8

Putin Tawarkan Bantuan ke Turkiye dan Suriah yang Diguncang Gempa M 7,8

Global
Pasukan Israel Bunuh 5 Warga Palestina Saat Buru Militan Hamas di Jericho

Pasukan Israel Bunuh 5 Warga Palestina Saat Buru Militan Hamas di Jericho

Global
UE Kirim Tim Penyelamat ke Turkiye Setelah Gempa

UE Kirim Tim Penyelamat ke Turkiye Setelah Gempa

Global
China Akui Balon Terbang di Amerika Latin Berasal dari Wilayahnya, Sebut Bersifat Sipil

China Akui Balon Terbang di Amerika Latin Berasal dari Wilayahnya, Sebut Bersifat Sipil

Global
AS Tembak Jatuh Obyek Diduga Balon Mata-mata China, Beijing: Tindakan Merusak Hubungan

AS Tembak Jatuh Obyek Diduga Balon Mata-mata China, Beijing: Tindakan Merusak Hubungan

Global
UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah, Tewaskan 360 Jiwa, Rusak Kastil Bersejarah

UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah, Tewaskan 360 Jiwa, Rusak Kastil Bersejarah

Global
Insiden Balon Mata-mata China Picu Perpecahan Politik di AS

Insiden Balon Mata-mata China Picu Perpecahan Politik di AS

Global
Kolombia Laporkan Ada Obyek Diduga Balon Mata-mata China di Wilayahnya

Kolombia Laporkan Ada Obyek Diduga Balon Mata-mata China di Wilayahnya

Global
UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah M 7,8, Total 195 Tewas

UPDATE Gempa Turkiye dan Suriah M 7,8, Total 195 Tewas

Global
Bukan Lagi karena Covid, Anak Muda Korsel Pakai Masker untuk Gaya

Bukan Lagi karena Covid, Anak Muda Korsel Pakai Masker untuk Gaya

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+