Kompas.com - 15/06/2021, 06:59 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah kanan) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah kiri) terlihat dalam foto menghadiri KTT NATO di Brussels, Belgia, Senin (14/6/2021). AP PHOTO/PATRICK SEMANSKYPresiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah kanan) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah kiri) terlihat dalam foto menghadiri KTT NATO di Brussels, Belgia, Senin (14/6/2021).

BRUSSELS, KOMPAS.com - Para pemimpin NATO menyepakati komunike setebal 41 halaman pada KTT mereka Senin (14/6/2021), yang berisi pendekatan aliansi tersebut terhadap ancaman lama dan baru.

Dari Rusia dan China hingga Afghanistan serta serangan di luar angkasa, berikut adalah lima kesimpulan kunci dari pertemuan 30 sekutu NATO di Brussels.

Baca juga: Jelang Pertemuan NATO, Kehadiran Biden Jadi Sorotan

1. Tentang Rusia

Rusia yang agresif tetap menjadi kekhawatiran utama bagi aliansi berusia 72 tahun ini, yang dibentuk untuk membantu mengatasi ancaman Soviet setelah Perang Dunia II.

“Peningkatan pembangunan militer multi-domain Rusia, postur yang lebih tegas, kemampuan militer baru, dan kegiatan provokatif... semakin mengancam keamanan kawasan Eropa-Atlantik dan berkontribusi pada ketidakstabilan di sepanjang perbatasan NATO dan sekitarnya,” kata komunike tersebut dikutip dari AFP.

“Strategi nuklir Rusia dan modernisasi, diversifikasi, serta perluasan sistem senjata nuklir komprehensif, termasuk peningkatan kualitatif dan kuantitatif senjata nuklir non-strategis Rusia, semakin mendukung postur intimidasi strategis yang lebih agresif.”

NATO juga mengecam tindakan hibrida, kampanye disinformasi yang tersebar luas, aktivitas kejahatan siber jahat Moskwa, dan campur tangan pemilihan yang ditujukan terhadap anggota NATO.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sampai Rusia menunjukkan kepatuhan terhadap hukum internasional dan kewajiban serta tanggung jawab internasionalnya, tidak akan ada pengembalian ke urusan seperti biasa," lanjut pernyataan itu.

"Kami akan terus menanggapi lingkungan keamanan yang memburuk dengan meningkatkan pencegahan dan postur pertahanan kami," tegas NATO.

Baca juga: Sinyal Awasi NATO, Rusia Luncurkan Rudal Supersonik dari “Pembunuh Kapal Induk”

2. Tentang China

Pembahasan tentang China adalah topik yang paling banyak diannti menjelang KTT, karena NATO berada di bawah tekanan Washington dan semakin mengarahkan lebih banyak perhatian ke Beijing.

“Ambisi dan perilaku tegas China menghadirkan tantangan sistemik terhadap tatanan internasional berbasis aturan, dan area yang relevan dengan keamanan Aliansi,” kata komunike tersebut.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Global
Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Global
Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk 'Dine In'

Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk "Dine In"

Global
Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Global
Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Global
WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

Global
Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Global
Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Global
Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Global
Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Global
Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Global
PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

Global
China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

Global
Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Global
Batu-batu Raksasa Berjatuhan dari Puncak Bukit India, Sembilan Wisatawan Tewas

Batu-batu Raksasa Berjatuhan dari Puncak Bukit India, Sembilan Wisatawan Tewas

Global
komentar
Close Ads X