Kompas.com - 13/06/2021, 16:41 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pesawat tanpa awak Juno milik badan antariksa Amerika Serikat (NASA) mengirimkan penampakan dekat Ganymede, salah satu dari empat bulan yang mengitari planet Jupiter dan merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya.

Gambar itu diambil dari jarak sekitar 1.000 kilometer.

Jarak tersebut adalah jarak terdekat yang pernah dicapai pesawat antariksa manapun dalam lebih dari 20 tahun.

Baca juga: NASA Temukan Planet Mirip Bumi dengan Atmosfer Aneh

Juno kebetulan saja sedang lewat; mempelajari Jupiter sudah menjadi tugas sehari-hari. Namun Badan Antariksa Eropa akan mengirimkan misi yang khusus tak lama lagi.

Pesawat tanpa awak Jupiter Icy Moon Explorer, disingkat Juice, akan terbang melewati dua satelit Jupiter, Callisto dan Europa, sebelum menempatkan diri pada orbit tetap di sekitar Ganymede, diperkirakan pada 2032.

Gambar-gambar dari Juno menunjukkan permukaan Ganymede yang retak dan berkawah dengan sangat mendetail.

Mereka akan dibandingkan dengan gambar yang diambil prob Galileo (1995-2003) dan Voyager (2003), keduanya juga milik Nasa, untuk melihat apakah ada perubahan seiring waktu.

"(Juno) berada paling dekat dengan bulan raksasa ini dibandingkan pesawat-pesawat antariksa lainnya dalam satu generasi," kata Peneliti Utama Juno Scott Bolton dari Institut Penelitian Southwest di San Antonio.

"Akan perlu waktu sebelum kami bisa mengambil kesimpulan ilmiah apapun, tetapi sementara itu kita bisa mengagumi benda langit yang ajaib ini."

Baca juga: NASA Juno Dekati Bulan Terbesar Jupiter, Ini Misi yang akan Dilakukan

Dengan diameter 5.268 kilometer, Ganymede adalah bulan terbesar di Tata Surya.NASA via BBC INDONESIA Dengan diameter 5.268 kilometer, Ganymede adalah bulan terbesar di Tata Surya.
Salah satu hal yang membuat banyak ilmuwan tertarik pada Ganymede - juga Callisto dan Europa - adalah kemungkinan adanya air di bawah permukaan esnya.

Nasa mengatakan mereka akan segera mempublikasikan gambar berwarna dari perjalanan Juno melintasi Ganymede.

Pesawat milik Esa, Jupiter Icy Moon Explorer dijadwalkan meluncur dari Bumi tahun depan.ESA via BBC INDONESIA Pesawat milik Esa, Jupiter Icy Moon Explorer dijadwalkan meluncur dari Bumi tahun depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan dan AS Luncurkan 4 Rudal Setelah Uji Coba Korea Utara

Korea Selatan dan AS Luncurkan 4 Rudal Setelah Uji Coba Korea Utara

Global
Rangkuman Hari Ke-223 Serangan Rusia ke Ukraina: Korut Dukung Pencaplokan Rusia, Inggris Janji Ukraina Capai Kemenangan

Rangkuman Hari Ke-223 Serangan Rusia ke Ukraina: Korut Dukung Pencaplokan Rusia, Inggris Janji Ukraina Capai Kemenangan

Global
[POPULER GLOBAL] Rudal Korut Terbang di Atas Jepang | Nelayan Selamat Berkat Jeriken

[POPULER GLOBAL] Rudal Korut Terbang di Atas Jepang | Nelayan Selamat Berkat Jeriken

Global
Momen Viral 1.000 Drone Membentuk Naga di Angkasa

Momen Viral 1.000 Drone Membentuk Naga di Angkasa

Global
Bikin Lagu Dukung Protes Kematian Mahsa Amini, Penyanyi Iran Shervin Hajipour Ditangkap

Bikin Lagu Dukung Protes Kematian Mahsa Amini, Penyanyi Iran Shervin Hajipour Ditangkap

Global
Di Tragedi Stadion Peru, Komandan Polisi yang Beri Perintah Tembakkan Gas Air Mata Dihukum Penjara

Di Tragedi Stadion Peru, Komandan Polisi yang Beri Perintah Tembakkan Gas Air Mata Dihukum Penjara

Global
Kesamaan Tragedi Kanjuruhan dengan Bencana Stadion Besar Sebelum-sebelumnya...

Kesamaan Tragedi Kanjuruhan dengan Bencana Stadion Besar Sebelum-sebelumnya...

Global
Pemimpin Tertinggi Iran: AS dan Israel Sengaja Mendalangi Kerusuhan

Pemimpin Tertinggi Iran: AS dan Israel Sengaja Mendalangi Kerusuhan

Global
Permainan Sepak Bola Berasal dari Negara Mana?

Permainan Sepak Bola Berasal dari Negara Mana?

Global
Saat Diplomat Ukraina Geram dengan Cuitan Elon Musk...

Saat Diplomat Ukraina Geram dengan Cuitan Elon Musk...

Global
Alain Aspect, John Clauser, dan Anton Zeilinger Raih Penghargaan Nobel Fisika 2022, Ini Temuannya

Alain Aspect, John Clauser, dan Anton Zeilinger Raih Penghargaan Nobel Fisika 2022, Ini Temuannya

Global
Ukraina Terkini: Rusia Dapatkan 200.000 Lebih Tentara Hasil Mobilisasi Parsial

Ukraina Terkini: Rusia Dapatkan 200.000 Lebih Tentara Hasil Mobilisasi Parsial

Global
Biden Jatuhkan Sanksi Terkait Demo Kasus Kematian Mahsa Amini, Iran: AS Munafik

Biden Jatuhkan Sanksi Terkait Demo Kasus Kematian Mahsa Amini, Iran: AS Munafik

Global
PM Pakistan Mencaci Maki Mantan PM Imran Khan di Tengah Peliknya Krisis

PM Pakistan Mencaci Maki Mantan PM Imran Khan di Tengah Peliknya Krisis

Global
Korut Luncurkan Rudal, AS dan Korsel Gelar Latihan Pengeboman Presisi

Korut Luncurkan Rudal, AS dan Korsel Gelar Latihan Pengeboman Presisi

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.