Kompas.com - 05/06/2021, 19:03 WIB
Bulan terbesar di tata surya, Ganymede adalah bulan Jupiter yang diketahui memiliki medan magnet sendiri. Eksplorasi NASA Juno baru-baru ini untuk pertama kalinya menangkap fenomena lapisan es bulan di planet ini. NASA/ESABulan terbesar di tata surya, Ganymede adalah bulan Jupiter yang diketahui memiliki medan magnet sendiri. Eksplorasi NASA Juno baru-baru ini untuk pertama kalinya menangkap fenomena lapisan es bulan di planet ini.


KOMPAS.com- Wahana ruang angkasa badan antariksa nasional Amerika Serikat (NASA), Juno, semakin mendekati Bulan terbesar Planet Jupiter. Seperti diketahui, dari beberapa satelit alami Jupiter, Ganymede adalah Bulan terbesar dari planet terbesar di Tata Surya ini.

NASA Juno telah melakukan misi panjang untuk mengamati Jupiter dan bulan-bulannya sejak Juli 2016.

Seperti dikutip dari CNN, Sabtu (5/6/2021), dijadwalkan pada Senin (7/6/2021), wahana antariksa ini akan berada pada jarak 1.038 km, jarak terdekat dengan permukaan Ganymede.

NASA Juno akan mencetakkan rekor sebagai pesawat ruang angkasa terdekat dengan bulan Jupiter. Rekor ini mematahkan pencapaian pesawat ruang angkasa Galileo yang melakukan pendekatan dengan Ganymede pada Mei 2000 lalu.

Ganymede, bulan terbesar Jupiter yang memiliki lebar sekitar 5.262,4 km, dan bulan raksasa ini lebih besar dari planet Merkurius.

Baca juga: Pertama Kalinya, NASA Juno Tangkap Fenomena di Bulan Terbesar Jupiter

 

Wahana luar angkasa NASA Juno dibekali kamera yang akan menangkap gambar Ganymede, sedangkan instrumen lainnya akan mengumpulkan data yang dapat membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang komposisi Bulan Jupiter, termasuk cangkang es yang menyelimutinya.

"Juno membawa seperangkat instrumen sensitif yang mampu melihat Ganymede dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya," kata Scott Bolton, peneliti utama Juno di Southwest Research Institute di San Antonio dalam sebuah pernyataan.

Bolton mengatakan dengan terbang begitu dekat dengan Bulan Jupiter, NASA Juno akan membawa eksplorasi Ganymede ke abad ke-21.

"Keduanya melengkapi misi masa depan dengan sensor unik, kami membantu misi berikutnya ke sistem Jovian," imbuhnya.

NASA Juno akan membantu menambah data tentang cangkang es bulan terbesar Jupiter ini untuk misi-misi masa depan. Misi eksplorasi planet Jupiter selanjutnya yakni Europa Clipper NASA dan JUpiter ICy moons Explorer (JUICE) yang akan dilakukan oleh European Space Agency (ESA). 

Baca juga: Peristiwa Langka, Juno Abadikan Erupsi Gunung Berapi di Bulan Jupiter

Halaman:


Video Pilihan

Sumber PHYSORG,CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.