Kompas.com - 13/06/2021, 16:10 WIB
Ilustrasi ledakan. UNSPLASH/LUKE JERNEJCICIlustrasi ledakan.

BEIJING, KOMPAS.com - Sebanyak 12 orang tewas dan 140 lainnya terluka, saat saluran gas di Provinsi Hubei, China, meledak.

Biro Manajemen Bencana di Shiyan menyatakan, saat ini operasi penyelamatan masih berlangsung dengan tak diketahui berapa orang yang terjebak di reruntuhan.

Baca juga: Ledakan Gas di Apartemen New York, 9 Orang Terluka, 2 Anak Kritis

Video dari saksi mata dan dikonfirmasi Beijing News menunjukkan bagaimana sejumlah bangunan hancur akibat ledakan.

Dilansir AFP Minggu (13/6/2021), petugas penyelamat membawa korban selamat yang masih syok di tandu.

Ledakan saluran gas itu terjadi di salah satu pasar sayur Shiyan, dipenuhi pedagang maupun pengunjung yang saat itu tengah sarapan.

"Saya mendengar suara keras dan segera berlindung di bawah meja, awalnya mengira itu gempa," kata seorang saksi kepada Global Times.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saluran gas itu meledak pada pukul 06.30 waktu setempat, dengan penyelidikan untuk menentukan penyebab ledakan tengah digelar.

Media China CCTV melaporkan bagaimana tim penyelamat mencari korban dengan bantuan sekop dan sarung tangan.

Kecelakaan industri di China kerap terjadi karena lemahnya standar keselamatan, dan korupsi di tubuh pejabat yang menanganinya.

Ledakan ini terjadi sehari setelah di Guiyang, delapan orang tewas dan tiga orang lainnya butuh perawatan.

Mereka disebut terkena paparan metil format yang bocor dari sebuah fasilitas penanganan bahan kimia.

Baca juga: Hendak Bikin Teh, WNA Perancis dan Inggris di Bali Jadi Korban Ledakan Gas, Sebagian Rumah Hancur


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Cabut Larangan Jual Miras

Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Cabut Larangan Jual Miras

Global
Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Global
Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Global
Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk 'Dine In'

Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk "Dine In"

Global
Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Global
Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Global
WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

Global
Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Global
Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Global
Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Global
Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Global
Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Global
PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

Global
China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

Global
Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Global
komentar
Close Ads X