Dewan Kota Minneapolis Berikan Ganti Rugi 388,4 Miliar bagi Keluarga George Floyd

Kompas.com - 13/03/2021, 14:08 WIB
George Floyd bersama kekasihnya, Courteney Ross. Courtneye Ross via Sky NewsGeorge Floyd bersama kekasihnya, Courteney Ross.

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Minneapolis, Minnesota, AS, bakal membayar ganti rugi 27 juta dollar AS (Rp 388,4 miliar) bagi keluarga George Floyd.

Penyelesaian kompensasi itu termasuk 500.000 dollar AS (Rp 7,1 miliar) bagi warga tempat Floyd ditahan.

Juli lalu, keluarga pria beruaia 46 tahun itu mengajukan gugatan kepada dewan kota, termasuk ke Derek Chauvin, pembunuh utama.

Baca juga: Derek Chauvin, Pembunuh George Floyd, Dapat 1 Lagi Dakwaan Pembunuhan

Dilansir Sky News Jumat (12/3/2021), gugatan sipil itu berbeda dari pengadilan, yang saat ini agenda utamya adalah pemilihan juri bagi Chauvin.

Selain itu, Chauvin juga dijerat dengan dakwaan pembunuhan tingkat tiga, dua, dan pembunuhan tak berencana.

Dalam jumpa pers di Minneapolis, pengacara Ben Crump menyatakan, kematian George Floyd adalah "momen penting AS".

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, dia juga menyambut positif keputusan dewan kota sebagai momen bersejarah dan signifikan.

Crump berterima kasih kepada wali kota dan dengan atas "tanggang jawab kepemimpinan mereka", dan menyebut aksi mereka akan diukir dengan tinta emas sejarah.

"Keluarga George Floyd dan saya berterima kasih kepada Wali Kota (Jacob Frey), karena Anda menunjukkan dengan tindakan Anda peduli dengan Floyd," papar Crump.

Dengan membayar ganti rugi itu, Crump menuturkan Frey memperlihatkan kehidupan Floyd dan kulit hitam lainnya begitu penting.

Crump juga menyerukan kepada massa pendukung Floyd untuk tidak berbuat anarki saat sidang Chauvin diselenggarakan.

Floyd tewas pada 25 Mei 2020, setelah lehernya ditindih oleh Derek Chauvin selama lebih dari tujuh menit.

Kasusnya menjadi perhatian dunia setelah beredar rekaman dari pengguna jalan, menunjukkan Floyd sempat beerteriak "aku tak bisa bernapas".

Baca juga: Sidang Derek Chauvin, Pembunuh George Floyd, Ditunda karena Hal Ini


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Milisi Myanmar Menahan Serangan terhadap Militer Setelah Warga Serukan Perdamaian

Milisi Myanmar Menahan Serangan terhadap Militer Setelah Warga Serukan Perdamaian

Global
Biden Calonkan Bankir Wall Street sebagai Duta Besar AS untuk Israel

Biden Calonkan Bankir Wall Street sebagai Duta Besar AS untuk Israel

Global
Orang Termiskin di Filipina Makan 'Pagpag' dari Tempat Sampah untuk Bertahan Hidup

Orang Termiskin di Filipina Makan "Pagpag" dari Tempat Sampah untuk Bertahan Hidup

Global
China Sindir Barat dengan Kartun Menakutkan “Perjamuan Terakhir” Pemimpin G7

China Sindir Barat dengan Kartun Menakutkan “Perjamuan Terakhir” Pemimpin G7

Global
Seorang Pria Bunuh dan Makan Jasad Ibunya Divonis 15 Tahun 5 Bulan Penjara

Seorang Pria Bunuh dan Makan Jasad Ibunya Divonis 15 Tahun 5 Bulan Penjara

Global
1.000 Tahun Hanya untuk Laki-laki, Paduan Suara Tertua Dunia Akhirnya Terbuka Bagi Perempuan

1.000 Tahun Hanya untuk Laki-laki, Paduan Suara Tertua Dunia Akhirnya Terbuka Bagi Perempuan

Global
China Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Taiwan

China Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Taiwan

Global
POPULER GLOBAL: Kaum Muda China Muak Kejar Sukses Pilih Rebahan | PM Israel Baru Sama Buruknya dengan Sebelumnya

POPULER GLOBAL: Kaum Muda China Muak Kejar Sukses Pilih Rebahan | PM Israel Baru Sama Buruknya dengan Sebelumnya

Global
2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

Global
Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Global
Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Global
Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Global
Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Global
Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Global
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
komentar
Close Ads X