Trump Ditinggal Para Pengacaranya Jelang Sidang Pemakzulan

Kompas.com - 31/01/2021, 21:05 WIB
Presiden Donald Trump telah memutuskan untuk mengampuni mantan penasihatnya yang berpengaruh Steve Bannon, setelah dituduh menipu orang atas dana yang dikumpulkan untuk membangun tembok perbatasan Meksiko yang merupakan kebijakan utama Trump. AFP PHOTO/MANDEL NGANPresiden Donald Trump telah memutuskan untuk mengampuni mantan penasihatnya yang berpengaruh Steve Bannon, setelah dituduh menipu orang atas dana yang dikumpulkan untuk membangun tembok perbatasan Meksiko yang merupakan kebijakan utama Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Beberapa pengacara Donald Trump dikabarkan mengundurkan diri, jelang sidang pemakzulan mantan presiden Amerika Serikat (AS) tersebut.

Kabar itu diungkap oleh CNN pada Sabtu (30/1/2021) yang mengutip sumber anonim.

Media AS tersebut mengatakan, lima pengacara termasuk dua yang dianggap memimpin tim, meninggalkan Trump karena tidak setuju dengan strategi hukumnya.

Sebab, kata CNN, Trump ingin para pengacaranya tetap memperjuangkan klaim tak berdasar bahwa pilpres AS 2020 dicurangi, daripada fokus pada legalitas pemakzulan seorang mantan presiden.

Baca juga: Akankah Joe Biden Mengubah Kerja Sama Pertahanan AS-Indonesia Peninggalan Trump?

CNN juga mengabarkan bahwa Trump tidak mau perintahnya didebat.

Para pengacara yang mundur antara lain Butch Bowers dan Deborah Barbier, yang diperkirakan bakal memimpin pembelaan Trump.

CNN dan media-media AS lainnya melaporkan, pengunduran itu adalah keputusan bersama mereka.

"Kami telah melakukan banyak pekerjaan, tetapi belum membuat keputusan akhir tentang tim hukum kami, yang akan dibuat segera," kicau penasihat Trump, Jason Miller, saat menanggapi laporan tersebut.

Baca juga: Hotel Trump “Mati” Setelah Pemiliknya Angkat Kaki dari Gedung Putih

Kondisi ini membuat Trump yang sedang menanti sidang pemakzulan keduanya, menghadapi rintangan baru.

Meski begitu, tampaknya Trump bisa selamat lagi seperti di pemakzulan pertama, karena hampir semua senator dari partainya mengisyaratkan penentangan sidang yang akan dimulai pada 9 Februari.

Saat ini baru lima anggota Partai Republik yang bergabung dengan semua 50 senator Demokrat guna memakzulkan Trump.

Butuh minimal 17 suara Republikan untuk memakzulkan Donald Trump sang taipan real estate.

Baca juga: Trump Angkat 2 Pengacara Baru untuk Pimpin Pembelaan di Sidang Pemakzulannya


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X