[Cerita Dunia] Es Krim yang Populer ketika Alkohol Dilarang di Amerika Sebelum Perang Dunia II

Kompas.com - 31/01/2021, 18:03 WIB
Ilustrasi berbagai jenis es krim di dunia. SHUTTERSTOCK/KRASULAIlustrasi berbagai jenis es krim di dunia.

KOMPAS.com - Apakah kamu tahu Amerika pernah melarang pembuatan dan penjualan minuman beralkohol? Saat itulah, cerita dunia tentang es krim mencapai kepopulerannya, sebelum terjadinya Perang Dunia II. 

Pada 1920, Kongres AS mengesahkan UU Volstead yang melarang pembuatan dan penjualan minuman beralkohol, yang hampir menghancurkan industri alkohol.

Antara 1919 dan 1929, pajak pendapatan federal dari minuman keras suling, alhasil jadi anjlok, menurut Departemen Keuangan AS.

Baca juga: 4.836 Kotak Es Krim di China Terkontaminasi Virus Corona, Pemerintah Kerja Keras Lacak Penyebarannya

Beberapa pabrik bir kemudian banting setir menjadi produsen es krim, seperti yang dilansir dari History

"Ketika pria mencari alternatif untuk minum di salon lokal, banyak yang makan es krim lebih sering," tulis Anne Cooper Funderburg, penulis Chocolate, Strawberry, and Vanilla: A History of American Ice Cream.

Kepopuleran es krim ditandai dengan bermunculannya inovasi bar dengan berbagai macam es krim berlapis coklat, es loli, dan es krim dixie cup.

Baca juga: Inilah Makanan Terakhir Para Terpidana Mati: Dari Burger, Kentang Goreng, dan Es Krim

Pada 1926, Clarence Vogt, seorang penemu dari Louisville, Kentucky yang berhasil menciptakan freezer komersial pertama yang dapat memproduksi es krim secara massal dalam skala industri.

Mesin Vogt memungkinkan bahan-bahan dituangkan di salah satu ujung mesin dan es krim akan keluar di ujung lain. Temuan itu membuat penjualan es krim besar-besaran.

Selama 1920-an, beberapa pengusaha mengembangkan inovasi suguhan beku standar yang portabel.

Baca juga: Berwarna Pelangi, Es Krim Rusia Jadi Sumber Perdebatan Propaganda Gay

Pada Januari 1922, seorang guru sekolah Iowa bernama Christian Nelson mematenkan eskimo pie, sebatang es krim vanila yang dilapisi dengan kulit coklat tipis.

Halaman:

Sumber History
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Global
Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Global
Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Global
Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Global
Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Global
Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Global
Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Global
Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Global
Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Global
Penembakan Indianapolis 8 Tewas, Pelaku Teridentifikasi Berusia 19 Tahun

Penembakan Indianapolis 8 Tewas, Pelaku Teridentifikasi Berusia 19 Tahun

Global
[POPULER GLOBAL] Covid-19 Memburuk di Brasil | Jet Rusia Cegat Pesawat AS

[POPULER GLOBAL] Covid-19 Memburuk di Brasil | Jet Rusia Cegat Pesawat AS

Global
Cerita Anak-anak Indonesia, Mengenang Jasa Pangeran Philip dalam Hidup Mereka

Cerita Anak-anak Indonesia, Mengenang Jasa Pangeran Philip dalam Hidup Mereka

Global
6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

Internasional
Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Global
Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Global
komentar
Close Ads X