Kompas.com - 28/01/2021, 21:26 WIB
Ilustrasi pemulihan hijau untuk hadapi perubahan iklim dunia, diserukan para ahli dalam laporan UNEP 2020. SHUTTERSTOCK/ParabolStudioIlustrasi pemulihan hijau untuk hadapi perubahan iklim dunia, diserukan para ahli dalam laporan UNEP 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) akan menggandeng China untuk mengatasi perubahan iklim, terlepas dari banyaknya perseteruan yang memengaruhi hubungan kedua negara di sektor lain.

Hal tersebut diumumkan John Kerry, mantan Menteri Luar Negeri AS yang sekarang menjadi utusan persoalan iklim dalam kabinet Joe Biden.

Kerry mengatakan, tidak mungkin AS bisa membendung pemanasan global sendirian.

Baca juga: China Gelar Tes Swab Lewat Lubang Anus, Warga: Tak Sampai 10 Detik

"Sekarang sehubungan dengan China, jelas kami memiliki perbedaan serius dengan China, pada beberapa masalah yang sangat, sangat penting."

"Masalah pencurian kekayaan intelektual dan akses ke pasar, Laut China Selatan - maksud saya lihat saja daftarnya, kita semua tahu itu."

"Isu-isu itu tidak akan pernah dicampur dengan apa pun yang terkait iklim, itu tidak akan terjadi. Tetapi iklim adalah masalah mandiri kritis yang harus kita tangani."

Baca juga: Media China: Menlu Baru Pilihan Biden Sama Saja dengan Era Trump

Kerry menambahkan, China bertanggung jawab atas 30 persen emisi dunia, sedangkan AS 15 persen.

"Jadi ini penting untuk mencari cara agar maju," tuturnya.

China sebelumnya sudah menyerukan permulaan hubungan kembali dengan AS pimpinan Biden, usai tensi kedua negara memanas saat Donald Trump menjabat.

Biden mengisyaratkan tetap melakukan pendekatan keras terhadap China, tetapi akan lebih lunak dan berkomitmen pada kerja sama internasional.

Baca juga: Tim WHO Mulai Investigasi Asal-usul Covid-19 di Wuhan, Pemerintah China Bungkam Keluarga Korban


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Global
Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Global
Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Global
Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Global
Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Global
Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Internasional
Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Global
Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Global
Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Global
Selamatkan Anak Anjing Peliharaan di Kebakaran, Gadis Ini Tewas

Selamatkan Anak Anjing Peliharaan di Kebakaran, Gadis Ini Tewas

Global
India Pasang Jaring di Sungai Gangga, Tangkap Puluhan Mayat Mengambang Diduga Korban Covid-19

India Pasang Jaring di Sungai Gangga, Tangkap Puluhan Mayat Mengambang Diduga Korban Covid-19

Global
Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Global
15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

Global
Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Global
Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Global
komentar
Close Ads X