Setelah Dilantik, Joe Biden Langsung Tanda Tangani Perintah Eksekutif

Kompas.com - 21/01/2021, 13:07 WIB
Presiden AS Joe Biden melangkahkan kaki setelah menghadiri sumpah virtual di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada Rabu (20/1/2021). AP PHOTO/EVAN VUCCIPresiden AS Joe Biden melangkahkan kaki setelah menghadiri sumpah virtual di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada Rabu (20/1/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Setelah dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat ( AS), Joe Biden langung menandatangani 17 perintah eksekutif pada Rabu (20/1/2021).

Perintah eksekutif tersebut ditandatanganinya segera setelah dia memasuki Gedung Putih untuk pertama kalinya sebagai Presiden AS.

Salah satu di antara perintah eksekutif tersebut adalah mengembalikan AS ke dalam kesepakatan iklim Paris Agreement sebagaimana dilansir dari DW.

Beberapa perintah eksekutif yang ditandatangani Biden tersebut juga berkebalikan dengan beberapa kebijakan yang diambil oleh mantan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Ucapan Selamat Para Pemimpin Dunia kepada Joe Biden dan Kamala Harris

Selain itu, ada rencana penanggulangan Covid-19 yang telah dia rumuskan untuk diterapkan untuk memerangi pandemi virus corona.

"Kami akan memerangi perubahan iklim dengan cara yang belum kami lakukan sejauh ini dan memajukan kesetaraan rasial dan mendukung komunitas lain yang kurang terlayani," kata Biden.

"Ini semua hanyalah titik awal,” imbuh Biden. Saat ini, 189 negara-negara di seluruh duni telah meratifikasi Paris Agreement.

Dalam kesepakatan itu, negara peratifikasi Paris Agreement memantau emisi bahan bakar fosil dan berupaya mengurangi polusi karbon.

Baca juga: Serba Serbi Pelantikan Biden: Sinar Matahari Tercerah Selama Hampir 3 Dekade Momen Pelantikan

Di bawah pemerintahan Trump, “Negeri Uncle Sam” menarik diri dari Paris Agreement itu pada 2017.

"Seruan untuk bertahan hidup datang dari planet itu sendiri, '' kata Biden dalam pidato pelantikannya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pacarnya Tak Direstui, Gadis Ini Dipenggal Ayahnya

Pacarnya Tak Direstui, Gadis Ini Dipenggal Ayahnya

Global
Jenazah Korban Tsunami Jepang 2011 Ditemukan 10 Tahun Kemudian

Jenazah Korban Tsunami Jepang 2011 Ditemukan 10 Tahun Kemudian

Global
Marko Djuliarso, Insinyur Indonesia yang Ikut Bangun Roket NASA

Marko Djuliarso, Insinyur Indonesia yang Ikut Bangun Roket NASA

Global
Helikopter Militer Turki Kecelakaan, 11 Tentara Tewas

Helikopter Militer Turki Kecelakaan, 11 Tentara Tewas

Global
AS Blokir Junta Militer Myanmar Tarik Dana Rp 14,3 Triliun dari Bank Sentral

AS Blokir Junta Militer Myanmar Tarik Dana Rp 14,3 Triliun dari Bank Sentral

Global
Bujuk Terdakwa Pemerkosa Nikahi Korban, Ketua Mahkamah Agung India Diminta Mundur

Bujuk Terdakwa Pemerkosa Nikahi Korban, Ketua Mahkamah Agung India Diminta Mundur

Global
Selandia Baru Cabut Peringatan Tsunami, Amerika Tengah dan Selatan Masih Waspada

Selandia Baru Cabut Peringatan Tsunami, Amerika Tengah dan Selatan Masih Waspada

Global
Beredar Video Kebrutalan Aparat Myanmar, Dunia Diminta Bertindak

Beredar Video Kebrutalan Aparat Myanmar, Dunia Diminta Bertindak

Global
Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Global
Presiden Brasil Minta Rakyatnya Jangan Merengek soal Covid-19

Presiden Brasil Minta Rakyatnya Jangan Merengek soal Covid-19

Global
Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai 'Peziarah Perdamaian'

Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai "Peziarah Perdamaian"

Global
3 Gempa Guncang Pasifik, Peringatan Tsunami Muncul di Selandia Baru

3 Gempa Guncang Pasifik, Peringatan Tsunami Muncul di Selandia Baru

Global
[POPULER GLOBAL] Protes Kudeta Membesar Ingatkan Tragedi Indonesia 1998 | Ancaman Kematian Junta Militer di TikTok

[POPULER GLOBAL] Protes Kudeta Membesar Ingatkan Tragedi Indonesia 1998 | Ancaman Kematian Junta Militer di TikTok

Global
Kisah Misteri: Empat Bangkai Kapal Legendaris Terbesar yang Belum Ditemukan

Kisah Misteri: Empat Bangkai Kapal Legendaris Terbesar yang Belum Ditemukan

Internasional
20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

Global
komentar
Close Ads X