Tak Sampai Dua Hari Positif Covid-19, Presiden Portugal Sudah Dinyatakan Negatif

Kompas.com - 12/01/2021, 23:49 WIB
Presiden Portugis Marcelo Rebelo de Sousa dinyatakan positif mengidap virus corona baru dan harus membatalkan seluruh agenda publiknya dua minggu sebelum pemilihan presiden pada 24 Januari, menurut pengumuman kepresidenan 11 Januari 2021 malam. AFP PHOTO/PATRICIA DE MELO MOREIRAPresiden Portugis Marcelo Rebelo de Sousa dinyatakan positif mengidap virus corona baru dan harus membatalkan seluruh agenda publiknya dua minggu sebelum pemilihan presiden pada 24 Januari, menurut pengumuman kepresidenan 11 Januari 2021 malam.

LISBON, KOMPAS.com - Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa sekarang sudah dinyatakan negatif virus corona setelah hasil tes pada Senin (11/1/2021) mengatakannya positif terpapar Covid-19.

Sebelumnya dalam pernyataan resmi kepresidenan pada Selasa (12/1/2021), Marcelo menyatakan pembatalan seluruh kegiatan publiknya. Termasuk agenda debat mempertahankan jabatannya dalam Pemilihan Presiden pada 24 Januari mendatang.

Pasalnya, hasil tes Covid-19 menyatakan dia positif terpapar virus, meski "tanpa gejala", kata para pejabat pemerintahan Senin (11/1/2021). Dia pun langsung menjalani solasi di istana presiden Lisbon.

Namun melansir AFP pada Selasa (12/1/2021) pernyataan terbaru menyarakan, "Hasil tes yang dilakukan pada malam hari, negatif.”

Kepala negara berusia 72 tahun itu disebut akan tetap dalam isolasi, menunggu untuk menjalani tes konfirmasi lanjutan.

Baca juga: Presiden Portugal Dinyatakan Positif Covid-19

Portugal menghadapi lockdown baru setelah rekor kematian 122 dalam 24 jam terakhir dan hampir 4.000 orang di rumah sakit pada Senin (11/1/2021).

Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa mengatakan Pemerintah Sosialis sedang bersiap mengumumkan kembali pembatasan pada Rabu (13/1/2921). Aturannya akan serupa dengan yang diberlakukan selama penguncian pertama pada Maret.

Kampanye untuk pemilihan 24 Januari, secara resmi dimulai pada Minggu (10/1/2021). Prosesnya telah dipotong seminimal mungkin, dan ditangguhkan karena pengumuman penguncian baru untuk mengekang lonjakan kasus baru.

Jajak pendapat memperkirakan terpilihnya kembali Rebelo de Sousa yang konservatif di putaran pertama pemungutan suara, tanpa adanya kandidat yang secara resmi didukung oleh politikus Sosialis yang berkuasa.

Baca juga: Presiden Portugal Selamatkan 2 Wanita yang Terjebak di Laut

Rabu lalu, Presiden menghabiskan beberapa jam dalam "isolasi administratif," setelah seorang anggota rombongan dinyatakan positif.

Tetapi dia kemudian dinyatakan negatif dan tidak ditempatkan di karantina, karena kontaknya dianggap "berisiko rendah".

Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langgar Prokes Covid-19, Singapura Deportasi 4 Warga Inggris

Langgar Prokes Covid-19, Singapura Deportasi 4 Warga Inggris

Global
Gadis Remaja Tewas Usai Selamatkan Adik Laki-lakinya di Danau yang Membeku

Gadis Remaja Tewas Usai Selamatkan Adik Laki-lakinya di Danau yang Membeku

Global
Biden Perintahkan Serangan Udara ke Suriah, 17 Orang Tewas

Biden Perintahkan Serangan Udara ke Suriah, 17 Orang Tewas

Global
Aksi Militer Pertama Biden: Serangan Udara ke Suriah

Aksi Militer Pertama Biden: Serangan Udara ke Suriah

Global
Presiden Biden dan Raja Salman Membahas Diakhirinya Perang Yaman

Presiden Biden dan Raja Salman Membahas Diakhirinya Perang Yaman

Global
Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Joe Biden Tekankan ke Raja Salman Kerja Sama Bilateral Kuat dan Transparan

Global
Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Global
Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Gedung Capitol Kembali Terancam Pendukung Trump Ingin Ledakkan dan Bunuh Anggota Kongres

Global
Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Raja Yordania: Selama Covid 19, Terorisme dan Ekstremisme Kian Subur

Global
[POPULER GLOBAL] Dokumen 'Sangat Rahasia' Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

[POPULER GLOBAL] Dokumen "Sangat Rahasia" Peran Putra Mahkota Arab Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi | Seorang Wanita Singapura Siksa dan Bunuh PRT

Global
Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Survei Ketakutan Warga Amerika terhadap Risiko Kematian Covid-19 Menurun

Global
5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

5 Destinasi Wisata Thailand Masuk Kelompok Pertama Peneriman Program Vaksin Covid-19

Global
China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

China Setujui Pemakaian Vaksin Sinopharm dan CanSino

Global
China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

China dan India Berebut Pengaruh Politik Lewat Diplomasi Vaksin Covid-19

Global
Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Media Asing Ramai Beritakan Hiu Berwajah Mirip Manusia di NTT

Global
komentar
Close Ads X