Presiden Portugal Dinyatakan Positif Covid-19

Kompas.com - 12/01/2021, 13:10 WIB
Presiden Portugis Marcelo Rebelo de Sousa dinyatakan positif mengidap virus corona dan harus membatalkan seluruh agenda publiknya dua minggu sebelum pemilihan presiden pada 24 Januari 2021, AFP PHOTO/PATRICIA DE MELO MOREIRAPresiden Portugis Marcelo Rebelo de Sousa dinyatakan positif mengidap virus corona dan harus membatalkan seluruh agenda publiknya dua minggu sebelum pemilihan presiden pada 24 Januari 2021,

LISBON, KOMPAS.com - Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa, dinyatakan positif Covid-19 di saat negaranya tengah mengalami lonjakan kasus pada minggu lalu.

Sejauh ini, Pria berusia 72 tahun itu tidak menunjukkan gejala, menurut keterangan resmi pemerintah pada Senin (11/1/2021), melansir Reuters.

Namun sejumlah jadwal padat yang diagendakan terpaksa dibatalkan dalam kondisi ini. Diantaranya, satu debat presiden terakhir yang dijadwalkan pada Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Pemburu Spanyol Bantai 540 Rusa dan Babi Hutan di Portugal, Publik Marah

Pemilihan Presiden Portugal rencananya akan berlangsung pada 24 Januari 2021 mendatang. Marcelo berupaya mendapatkan masa jabatan kedua dalam perhelatan demokrasi tersebut.

Selain itu, ada juga pertemuan dengan para ahli kesehatan untuk membahas rincian penguncian yang direncanakan akan diumumkan pada Rabu (13/1/2021).

Tetapi kantor kepresidenan menyatakan dia telah membatalkan semua penampilan publiknya.

Dalam pernyataan yang dibagikan di situs resminya, Rebelo de Sousa mengatakan presiden telah memberitahu Perdana Menteri Portugal Antonio Costa dan Menteri Kesehatan Marta Temido tentang situasi tersebut.

Baca juga: Presiden Portugal Selamatkan 2 Wanita yang Terjebak di Laut

Pernyataan tersebut menyebutkan Rebelo de Sousa akan mengisolasi diri di kediaman resminya di Lisbon.

Hasil tes positif datang setelah dia dites negatif pada 6 Januari, setelah melakukan kontak dengan seseorang yang terinfeksi dan melanjutkan jadwal kerjanya.

Portugal mencatat rekor tertinggi jumlah kasus Covid-19 harian pada Rabu (6/1/2021) dengan temuan 10.027 kasus.

Negara berpenduduk lebih dari 10 juta orang itu, bersiap untuk menyetujui perpanjangan “keadaan darurat” untuk melawan peningkatan infeksi yang mengkhawatirkan.

Baca tentang

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmi, Militer Myanmar Dilarang Gunakan Facebook dan Instagram

Resmi, Militer Myanmar Dilarang Gunakan Facebook dan Instagram

Global
137 LSM dari 31 Negara Minta PBB Embargo Senjata ke Myanmar

137 LSM dari 31 Negara Minta PBB Embargo Senjata ke Myanmar

Global
Pesawat Jet Rusia Bombardir Posisi Militan ISIS di Wilayah Gurun Suriah

Pesawat Jet Rusia Bombardir Posisi Militan ISIS di Wilayah Gurun Suriah

Global
Sekitar 4.000 Kasus Infeksi Ulang Covid-19 Ditemukan di Afrika Selatan

Sekitar 4.000 Kasus Infeksi Ulang Covid-19 Ditemukan di Afrika Selatan

Global
Kritik Militernya, Kim Jong Un Nilai Tentaranya Kurang Disiplin

Kritik Militernya, Kim Jong Un Nilai Tentaranya Kurang Disiplin

Global
Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS adalah Perlawanan terhadap China

Calon Direktur CIA Sebut Kunci Keamanan Nasional AS adalah Perlawanan terhadap China

Global
Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Ternyata Ini Motif Hacker Korea Utara Retas Data Vaksin Covid-19 Pfizer

Global
2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

2 Pilot dan Pejabat Maskapai Turki Terancam Penjara, Dituduh Mambantu Pelarian Mantan Bos Nissan

Global
Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Biden Akan Bagi 25 Juta Masker Gratis untuk Populasi Rentan AS

Global
PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

PBB Tekan Negara Teluk Beri Bantuan Rp 50 Triliun Lebih untuk Kelaparan Skala Besar di Yaman

Global
Dokumen 'Sangat Rahasia' Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Dokumen "Sangat Rahasia" Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Global
Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Global
Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
komentar
Close Ads X