Kompas.com - 20/12/2020, 21:32 WIB
Tentara Nigeria melakukan patroli di jalanan kota minyak Banki di wilayah timur laut negeri itu yang hancur akibat pertempuran melawan Boko Haram. FLORIAN PLAUCHEUR / AFP Tentara Nigeria melakukan patroli di jalanan kota minyak Banki di wilayah timur laut negeri itu yang hancur akibat pertempuran melawan Boko Haram.

KOMPAS.com – Kelompok Boko Haram menyergap sepasukan tentara Nigeria di Negara Bagian Borno.

Akibat penyergapan tersebut, terjadi baku tembak san salah satu tentara Nigeria harus kehilangan nyawanya sebagaimana dilansir dari Sahara Reporters pada Minggu (20/12/2020).

Seorang sumber mengatakan kepada Sahara Reporters bahwa sepasukan tentara itu diserang di Desa Garin Kuturu yang terletak di sepanjang Jalan Raya Maiduguru-Damaturu.

Baca juga: 330 Murid Disandera Boko Haram, Para Ibu di Nigeria: Kembalikan Anak-anak Kami...

Kelompok tersebut melancarkan aksinya dengan seragam militer. Awalnya, mereka memasang penghalang di jalan raya itu.

“Sebanyak empat tentara dengan kendaraan sipil melihat pemblokiran jalan oleh Boko Haram,” kata sumber tersebut.

Setelah mengetahui adanya pemblokiran itu, para tentara meminta pengemudi untuk balik kanan dan kembali ke pos.

Baca juga: Pembantaian Petani oleh Militan Boko Haram, Sekitar 40 Orang Tewas

Namun, kelompok Boko Haram terlanjur melepaskan tembakan dan dibalas tembakan oleh tentara Nigeria.

Tentara Nigeria berhasil kabur dan salah satu di antara mereka tewas saat dilarikan ke rumah sakit militer.

Sebelumnya, pada Sabtu (19/12/2020), kelompok Boko Haram juga menyergap konvoi tentara sebagaimana dilansir dari AFP.

Baca juga: Kami Dipaksa Berjalan, Kelaparan dan Dipukuli, Kesaksian Murid yang Disandera Kelompok Bersenjata di Nigeria

Penyergapan tersebut juga terjadi di Negara Bagian Borno, yang merupakan basis dari kelonpok teror yang berafiliasi dengan ISIS tersebut.

Seorang sumber dari militer mengatakan kepada AFP bahwa penyergapan tersebut menimbulkan lima tentara dilaporkan tewas.

Sebelumnya lagi, pada Jumat (18/12/2020), kelompok Boko Haram menyergap transportasi umum di Negara Bagian Borno.

Dari penyergapan tersebut, Boko Haram menculik 35 orang dan membunuh seorang wanita.

Baca juga: Ratusan Siswa yang Diculik di Nigeria Akhirnya Diselamatkan


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Global
Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Global
Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Global
Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Global
Tak Punya Gelar, Pangeran Harry Bakal Beda “Kostum” dengan Anggota Kerajaan Lainnya di Pemakaman Pangeran Philip

Tak Punya Gelar, Pangeran Harry Bakal Beda “Kostum” dengan Anggota Kerajaan Lainnya di Pemakaman Pangeran Philip

Global
komentar
Close Ads X