Diserang Roket dari Gaza, Israel Balas Tembaki Pos-pos Hamas

Kompas.com - 15/11/2020, 12:17 WIB
Asap dan api membubung menyusul serangan udara Israel di Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza pada 16 September 2020. Israel mengebom tempat itu setelah dua roket ditembakkan dari Gaza, dengan salah satunya jatuh di Ashdod dan melukai dua orang. AFP PHOTO/SAID KHATIBAsap dan api membubung menyusul serangan udara Israel di Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza pada 16 September 2020. Israel mengebom tempat itu setelah dua roket ditembakkan dari Gaza, dengan salah satunya jatuh di Ashdod dan melukai dua orang.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Militer Israel mengatakan, mereka menyerang pos-pos Hamas pada Minggu pagi (15/11/2020) setelah mendapat serangan roket dari Jalur Gaza malam sebelumnya.

Dua roket ditembakkan ke Israel selatan dari Jalur Gaza pada Sabtu malam, kata tentara Israel dikutip Kompas.com dari AFP.

Sejauh ini tidak ada laporan kerusakan atau korban luka-luka.

Baca juga: Kunjungan Pompeo ke Israel akan jadi Preseden Berbahaya untuk Palestina

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berkicau di Twitter, bahwa mereka menyerang infrastruktur bawah tanah Hamas dan pos-pos militer di Gaza.

"IDF sedang melakukan penilaian situasional berkelanjutan dan tetap siap untuk beroperasi melawan aktivitas teror apa pun," tambah mereka.

Seorang sumber militer berkata ke AFP dalam pesan WhatsApp, bahwa jet tempur, helikopter, dan tank telah dikerahkan.

Baca juga: Orang Nomor Dua Al-Qaeda Dibunuh Israel di Iran

Sumber keamanan di Gaza mengatakan, ada sejumlah serangan tadi malam, termasuk di Khan Younes, Rafah, dan Beit Hanoun, tanpa melaporkan adanya korban.

Sebelumnya media Israel melaporkan roket dari Gaza menghantam daerah tak berpenghuni, meski juru bicara militer tidak bisa mengonfirmasinya.

Belum ada yang mengeklaim serangan dari Gaza itu, yang terjadi beberapa hari setelah peringatan pembunuhan pemimpin senior Baha Abu Al Ata, yang tewas dalam serangan di rumahnya di Gaza pada 12 November 2019.

Menjelang peringatan itu militer Israel dilaporkan dalam siaga tinggi di Jalur Gaza, lokasi yang dihuni sekitar 2 juta warga Palestina.

Baca juga: Hubungan Diplomatik AS dengan Israel di Bawah Biden Diperkirakan Tidak Semulus pada Era Trump


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Militer AS Dakwa Pelaku Bom Bali 2002 dan Bom Jakarta 2003

Militer AS Dakwa Pelaku Bom Bali 2002 dan Bom Jakarta 2003

Global
Calon Menhan AS Pilihan Biden Makin Mulus Jalannya

Calon Menhan AS Pilihan Biden Makin Mulus Jalannya

Global
Biden Undang Taiwan dalam Pelantikannya, Apa Artinya?

Biden Undang Taiwan dalam Pelantikannya, Apa Artinya?

Global
Biden akan Perpanjang Perjanjian Pembatasan Senjata Nuklir AS-Rusia

Biden akan Perpanjang Perjanjian Pembatasan Senjata Nuklir AS-Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Pesan Terakhir Ketua DPR AS kepada Trump | 17 Perintah Eksekutif Joe Biden

[POPULER GLOBAL] Pesan Terakhir Ketua DPR AS kepada Trump | 17 Perintah Eksekutif Joe Biden

Global
[Kisah Misteri] Kasus Pembantaian Massal di Kapal Ikan Investor 1982 di Alaska, Siapa Pembunuhnya dan Mengapa?

[Kisah Misteri] Kasus Pembantaian Massal di Kapal Ikan Investor 1982 di Alaska, Siapa Pembunuhnya dan Mengapa?

Global
Selesai Dilantik, Biden Langsung Teken 3 Keppres

Selesai Dilantik, Biden Langsung Teken 3 Keppres

Global
Jungkat-jungkit Pink di Tembok Perbatasan AS-Meksiko Menang Penghargaan Desain

Jungkat-jungkit Pink di Tembok Perbatasan AS-Meksiko Menang Penghargaan Desain

Global
Bagaimana Pengamanan di Gedung Capitol Pasca Pelantikan Joe Biden

Bagaimana Pengamanan di Gedung Capitol Pasca Pelantikan Joe Biden

Global
Gagal Pecahkan Kasus Pramugari Christine Dacera, Kepala Polisi Makati Akan Dipecat

Gagal Pecahkan Kasus Pramugari Christine Dacera, Kepala Polisi Makati Akan Dipecat

Global
Gempa M 7,0 Guncang Filipina Selatan, Bersamaan dengan Sulawesi Utara

Gempa M 7,0 Guncang Filipina Selatan, Bersamaan dengan Sulawesi Utara

Global
WHO Bocorkan Calon Vaksin Covid-19 Generasi Baru: Ada yang Lewat Hidung dan Cukup 1 Suntikan

WHO Bocorkan Calon Vaksin Covid-19 Generasi Baru: Ada yang Lewat Hidung dan Cukup 1 Suntikan

Global
Netizen Ramai Bicarakan “Sanitizer in Chief” dalam Pelantikan Presiden AS, Siapakah dia?

Netizen Ramai Bicarakan “Sanitizer in Chief” dalam Pelantikan Presiden AS, Siapakah dia?

Global
WHO: Jangan Panik, Semua Akan Kebagian Vaksin Covid-19

WHO: Jangan Panik, Semua Akan Kebagian Vaksin Covid-19

Global
Begini Analisa Ahli Soal Pilihan Kata Dalam Pidato Pelantikan Biden

Begini Analisa Ahli Soal Pilihan Kata Dalam Pidato Pelantikan Biden

Global
komentar
Close Ads X