Jusuf Kalla: Penemu Obat Corona Berjasa dalam Kemanusiaan

Kompas.com - 22/10/2020, 19:15 WIB
Selain Jusuf Kalla, dewan juri tersebut terdiri dari Catherine Samba Panza - mantan Presiden Central of Arfican Republic, Adama Dieng - mantan Wakil Sekjen PBB sekaligus Penasihat Khusus Sekjen untuk Pencegahan Genosida. Juga ada Cardinal Dominique Mamberti dari Pengadilan Tertinggi Apostolic Signatura serta Michaelle Jean, Gubernur Jenderal ke-27, Panglima Tertinggi Kanada. Dewan juri itu dipimpin oleh Sekjen Komite Tinggi Persaudaraan Manusia, Mohamed Mahmoud Abdulsalam. Rilis KBRI VatikanSelain Jusuf Kalla, dewan juri tersebut terdiri dari Catherine Samba Panza - mantan Presiden Central of Arfican Republic, Adama Dieng - mantan Wakil Sekjen PBB sekaligus Penasihat Khusus Sekjen untuk Pencegahan Genosida. Juga ada Cardinal Dominique Mamberti dari Pengadilan Tertinggi Apostolic Signatura serta Michaelle Jean, Gubernur Jenderal ke-27, Panglima Tertinggi Kanada. Dewan juri itu dipimpin oleh Sekjen Komite Tinggi Persaudaraan Manusia, Mohamed Mahmoud Abdulsalam.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Eks Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengusulkan agar para pakar medis yang temukan obat Covid-19 diberikan penghargaan.

Menurut Jusuf Kalla, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2020) sosok pakar yang berhasil temukan obat Covid-19 adalah orang yang berjasa dalam hal kemanusiaan dan berdampak secara internasional.

Gagasan itu dikemukakan Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK saat memberikan usulan kriteria nominator peraih Zayed Award for Human Fraternity dengan dewan juri lainnya di Roma, Italia, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Mantan Wapres RI Jusuf Kalla Dijadwalkan Bertemu Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmad Al Thayyib

“Jadi penerima penghargaan haruslah menunjukkan kesuksesannya dalam hal persaudaraan yang membawa berkah atau manfaat ke aspek kehidupan lainnya. Dan, prestasinya itu harus berdampak internasional,” tegas JK.

Dia mencontohkan, seorang ahli yang menemukan cara atau obat menghentikan wabah Covid-19 sehingga menyelamatkan manusia adalah sosok berjasa dalam kemanusiaan dan berdampak secara internasional.

Dalam pertemuan yang menggunakan Bahasa Perancis, Arab dan Inggris tersebut, usulan Pak JK diterima dengan baik oleh para juri.

Baca juga: Paus Fransiskus secara Gamblang Dukung Serikat Sipil untuk LGBT

Para juri juga diingatkan agar tidak boleh berbicara mengenai dirinya dan misinya dalam proses penyeleksian. Hal ini untuk menjaga independensi tim juri.

“Biarlah komite penghargaan yang bicara. Juri itu ibarat hakim, tak boleh memberi komentar,” ujar Jusuf Kalla.

Panel juri juga menyetujui bahwa dimensi hak asasi manusia juga harus menjadi dasar penilaian dan pengambilan keputusan tentang siapa pemenang penghargaan tersebut.

Baca juga: Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Pakai Masker di Depan Umum

Zayed Award for Human Fraternity dicetuskan dari hasil kesepakatan antara Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar, Dr Ahmad Al Thayyib yang telah menandatangani dokumen bersejarah, Deklarasi Abu Dhabi, dalam Pertemuan Persaudaraan Manusia di Uni Emirat Arab, pada awal Februari 2019.

Deklarasi yang disebut sebagai "Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan" itu berupaya mendorong untuk hubungan yang lebih kuat antar umat manusia.

Deklarasi itu juga mempromosikan hidup berdampingan antar umat beragama untuk melawan ekstremisme dan dampak negatifnya.

Baca juga: Paus Fransiskus Berjanji Akan Jaga Jarak Sosial Selama Jumpa Jemaatnya

Selain mantan Wapres Jusuf Kalla, dewan juri tersebut terdiri dari Catherine Samba Panza - mantan Presiden Central of Arfican Republic, Adama Dieng - mantan Wakil Sekjen PBB sekaligus Penasihat Khusus Sekjen untuk Pencegahan Genosida.

Juga ada Cardinal Dominique Mamberti dari Pengadilan Tertinggi Apostolic Signatura serta Michaelle Jean, Gubernur Jenderal ke-27, Panglima Tertinggi Kanada.


Sumber Rilis
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Kirim Lebih dari Rp 14,4 Triliun Dana Tertahan ke Palestina

Israel Kirim Lebih dari Rp 14,4 Triliun Dana Tertahan ke Palestina

Global
Italia Tawarkan Vaksinasi Covid-19 Gratis Dimulai dari Dokter dan Penghuni Panti Jompo

Italia Tawarkan Vaksinasi Covid-19 Gratis Dimulai dari Dokter dan Penghuni Panti Jompo

Global
PM Thailand Menangkan Pertarungan Hukum dan Tetap Menjabat

PM Thailand Menangkan Pertarungan Hukum dan Tetap Menjabat

Global
Lebih dari 900 Tentara Bayaran Suriah Pro-Turki Dipulangkan Usai Perang Azerbaijan-Armenia

Lebih dari 900 Tentara Bayaran Suriah Pro-Turki Dipulangkan Usai Perang Azerbaijan-Armenia

Global
Pria di India Diarak Telanjang karena Tuduh Saudara-saudaranya Berbuat Kriminal di Facebook Live

Pria di India Diarak Telanjang karena Tuduh Saudara-saudaranya Berbuat Kriminal di Facebook Live

Global
Iran Ancam Akan Serang UEA, Jika Diserang AS Lewat Negara Teluk Itu

Iran Ancam Akan Serang UEA, Jika Diserang AS Lewat Negara Teluk Itu

Global
Selir Thailand Sineenat Terancam Digulingkan Lagi Pasca Ratusan Foto Seksual Beredar

Selir Thailand Sineenat Terancam Digulingkan Lagi Pasca Ratusan Foto Seksual Beredar

Global
Inggris Jadi Negara Pertama yang Setuju Penggunaan Vaksin Pfizer-BioNTech

Inggris Jadi Negara Pertama yang Setuju Penggunaan Vaksin Pfizer-BioNTech

Global
[POPULER GLOBAL] Curhat Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup | Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

[POPULER GLOBAL] Curhat Pramugari Korban PHK Jualan Elpiji untuk Sambung Hidup | Sebelum Zanziman Ellie Lahir, Ibunya Minta Ini kepada Tuhan

Global
Interpol Peringatkan Kampanye Vaksinasi Terancam Disusupi Kelompok Kriminal

Interpol Peringatkan Kampanye Vaksinasi Terancam Disusupi Kelompok Kriminal

Global
Model Semi-Telanjang Berjoget di Piramida Mesir, Langsung Diciduk Polisi

Model Semi-Telanjang Berjoget di Piramida Mesir, Langsung Diciduk Polisi

Global
Uni Eropa Alokasikan Dana Rp 341 Miliar Lebih untuk Program Baru ASEAN Atasi Covid-19

Uni Eropa Alokasikan Dana Rp 341 Miliar Lebih untuk Program Baru ASEAN Atasi Covid-19

Global
Paus Fransiskus Kunjungi dan Cium Tangan Eks Paus Benediktus XVI

Paus Fransiskus Kunjungi dan Cium Tangan Eks Paus Benediktus XVI

Global
Putin Puji Keberanian PM Armenia yang Tandatangani Kesepakatan Damai Nagorno-Karabakh

Putin Puji Keberanian PM Armenia yang Tandatangani Kesepakatan Damai Nagorno-Karabakh

Global
Lawan China, Sejumlah Politisi Dunia Ajak Publik Minum Wine Australia

Lawan China, Sejumlah Politisi Dunia Ajak Publik Minum Wine Australia

Global
komentar
Close Ads X